PRIORITAS, 23/5/24 (Jakarta): Jurnal Marine Drugs baru saja menerbitkan sebuah hasil penelitisn yang menunjukkan kandungan asam lemak omega-3 pada minyak ikan dapat membantu mengurangi peradangan umum pada tubuh.
Dermatolog bersertifikat pendiri Btwn Skincare, Brooke Jeffy, MD, mengatakan, omega-3 pada minyak ikan juga dapat membantu mengatasi jerawat dengan mengurangi peradangan pada kulit.
Sebsb, menurutnya, minyak ikan kaya asam lemak omega-3 yang punya sifat antiinflamasi.
“Jadi, dia dapat mengatasi jerawat dengan mengurangi peradangan pada kulit,” katanya sebagaimana dikutip oleh Popsugar pada Kamis (23/5/24).
“Mereka bekerja menstabilkan testosteron dan insulin seperti faktor pertumbuhan 1 (IGF-1), keduanya cenderung meningkatkan produksi minyak… satu langkah kunci dalam pembentukan jerawat,” ia menjelaskan.
Mendapat manfaat terbaik
Lebih lanjut, dokter Jeffy menyampaikan, mereka yang memiliki jerawat inflamasi (jerawat merah, bengkak, nyeri) dan komedonal (jerawat kecil sewarna dengan daging) bisa mendapat manfaat terbaik dari minyak ikan.
Efek penggunaan minyak ikan, menurutnya, dapat dilihat dalam waktu dua sampai tiga bulan tergantung pada jenis dan tingkat keparahan jerawat.
Namun demikian, reaksi individu terhadap suplemen minyak ikan berbeda-beda menurut studi Healthline.
Minyak ikan bisa membantu mengatasi masalah jerawat pada orang tertentu, tetapi bisa membuat jerawat menjadi semakin parah pada orang lain.
Dokter Jeffy juga mengingatkan, mengonsumsi minyak ikan bisa menimbulkan gangguan pencernaan dan peningkatan risiko pendarahan seperti mimisan dan gusi berdarah pada orang tertentu.
Selain itu, menurut Brooke Jeffy, konsumsi minyak ikan dapat memicu reaksi seperti sakit kepala, mengi, dan gatal-gatal pada orang yang alergi ikan atau kerang. (P-ANT/jr) — foto ilustrasi istimewa














