Wamendiktisaintek ajak organisasi mahasiswa miliki kesadaran membangun kemandirian bangsa

Terkait

PRIORITAS, 19/1/25 (Jakarta): Peran organisasi kemahasiswaan sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional, baik dari segi sosial, ekonomi, maupun politik. Sebagai wadah bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, organisasi kemahasiswaan berfungsi sebagai penggerak perubahan dan pemberdaya masyarakat.

Organisasi kemahasiswaan dapat berperan sebagai agen yang mendukung tercapainya tujuan pembangunan nasional, dengan menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan kontribusi aktif terhadap kemajuan bangsa.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. menekankan pentingnya peran organisasi kemahasiswaan dalam mendukung pembangunan nasional.

Hal ini disampaikan Wamen Fauzan saat penutupan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Bali, Sabtu (18/1).

“Organisasi kemahasiswaan, seperti IMM, memiliki kapasitas untuk menjadi jembatan antara generasi muda dan berbagai program pembangunan yang ada di Indonesia,” kata Fauzan melalui keterangan di Jakarta, Minggu.

Fauzan menilai mahasiswa, sebagai agen perubahan, harus memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan nasional dalam segala aspek, mulai dari pendidikan, sosial, hingga ekonomi.

Ia menjelaskan kesempatan dalam berorganisasi harus dimanfaatkan secara optimal, sebagaimana sejarah telah membuktikan bahwa para pemimpin bangsa merupakan orang-orang dengan latar belakang suatu organisasi.

“Kesempatan saudara bergumul dalam organisasi ini penting untuk dihayati. Fakta sejarah menunjukkan, rata-rata orang yang berada dalam posisi strategis adalah orang yang aktif dalam organisasi,” ujarnya dikutip Antara.

Wamen Fauzan juga mengapresiasi kebijakan strategis nasional IMM yang selaras dengan program pembangunan nasional, khususnya pada upaya membangun ketahanan pangan, penguatan kualitas SDM, pemberdayaan desa, dan ekonomi hijau.

Diketahui, pokok kebijakan strategis tersebut di antaranya Gerakan Nasional 2 Juta Pohon, Gerakan Nasional 1.000 Desa Binaan Tematik, Gerakan Nasional 500 TPQ, Gerakan Nasional Penguatan Kesehatan Mental, Gerakan Nasional Pemuda Pelopor Pangan, serta Gerakan Riset Nasional. (P-bwl)

Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini