TAKTIKINFO – Pergerakan dan transaksi saham WIFI (PT Solusi Sinergi Digital Tbk) hasil pengamatan taktikinfo hingga Rabu, 29 Juli 2026, menunjukkan pergerakan yang cukup aktif, dimana harga penutupan terakhir pada Rabu, 29 Juli 2026, berada diangka Rp1.960 per lembar saham.
Sejak melibatkan tokoh besar seperti Hashim S. Djojohadikusumo di PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) yang menduduki sebagai Komisaris Utama sekaligus pemegang saham pengendali tidak langsung melalui Arsari Group, kedepan saham WIFI masih akan menjadi perhatian investor karena WIFI mencatat prestasi penting ketika resmi masuk ke dalam indeks MSCI Indonesia Small Cap Index pada November 2025, setelah anak usahanya memenangkan lelang frekuensi, serta mencetak rekor harga tertinggi baru pada 21 Juli 2025.
Pada 21 Juli 2025, nilai saham WIFI melesat dan menyentuh rekor harga tertinggi baru yang didorong pertumbuhan kinerja kuartal yang kuat. Kemudian pada November 2025, saham perusahaan internet ini resmi masuk dalam daftar MSCI Indonesia Small Cap Index untuk periode rebalancing.
Prestasi terakhir lainnya, WIFI mencatatkan prestasi pada perdagangan Kamis, 16 Juli 2026. Dimana pada penutupan perdagangan nilainya naik 10,27% diharga Rp2.040. Salah satu faktor prestasi ini didorong oleh ekspansi agresif bisnis layanan internet rakyat (FWA), kinerja keuangan yang solid dengan pertumbuhan pelanggan masif, serta masuknya dana global.
Selain itu kenaikan saham WIFI didorong oleh fokus perusahaan pada layanan Internet Rakyat dengan harga terjangkau untuk memperluas penetrasi fixed broadband di Indonesia.
Pada semester pertama 2026, berdasarkan data emitennews terbitan Selasa, 18 Juli 2026, saham WIFI memperoleh laba bersih Rp331,16 miliar. Melonjak 45,3 persen dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp227,91 miliar.
Pendapatan usaha bersih Rp1,57 triliun, mengalami peningkatan 207,84 persen dari periode sama tahun lalu Rp513,46 miliar. Beban pokok pendapatan Rp620,31 miliar, mengalami peningkatan dari fase yang sama tahun sebelumnya Rp121,1 miliar. Laba kotor Rp950,58 miliar, melesat 142,27 persen dari tahun lalu Rp392,35 miliar.
Total ekuitas terkumpul Rp9,01 triliun, menanjak dari akhir tahun sebelumnya Rp8,51 triliun. Jumlah liabilitas Rp11,93 triliun, meningkat dari periode akhir tahun lalu sebesar Rp6,65 triliun. Total aset terakumulasi Rp20,94 triliun, melambung signifikan dari akhir tahun sebelumnya Rp15,16 triliun.
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














