PRIORITAS, 21/7/25 (Minahasa Utara): Kobaran api yang melahap Kapal Motor Barcelona V di Laut Pasifik, tepatnya di perairan pulau Talise dan pulau Gangga, Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (20/7/25), tak hanya menyisakan pilu disertai duka-nestapa, namun menorehkan kisah tentang kemanusiaan.
Di tengah kepanikan korban dan masyarakat, gerak cepat Puskesmas Keliling milik Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut), lengkap dengan para tenaga kesehatan (Nakes) mendapat perhatian utama dalam upaya aksi heroik menyelamatkan nyawa.

Masyarakat Desa Serei dan sekitarnya, termasuk Desa Tarabitan, di pesisir pantai yang paling dekat dengan lokasi kapal terbakar, bahu-membahu membantu para Nakes dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Minut. Bahkan, acara pengucapan syukur yang awalnya digelar Gereja dan seremoninya di rumah-rumah dipindahkan ke Pelabuhan Serei demi memastikan para korban dapat segera memulihkan tenaga.
“Kemarin itu, murni kemanusiaan yang bekerja. Pemerintah Desa Serei gerak cepat, masyarakatnya juga luar biasa membantu. Ini adalah bukti nyata bahwa kemanusiaan itu lebih penting dari pengucapan syukur,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Minut, Novly Wowiling, penuh haru.

Hingga hari ini, Senin (21/7/25), beberapa korban masih memilih untuk beristirahat di Tanah Putih, membersihkan barang-barang mereka yang berhasil diselamatkan dari KM Barcelona V yang mengalami kebakaran di laut.
Kisah ini menjadi pengingat betapa pentingnya kesiap-siagaan dan semangat gotong royong, terutama peran vital Puskesmas Laut Mubune, Likupang Barat, sebagai garda terdepan penanganan bencana di wilayah perairan Minahasa Utara.

Orang nomor satu di Kabupaten Minahasa Utara, Bupati Joune Ganda, juga tak kalah sigap dan manusiawi turun langsung ke lapangan. Membawa serta para pejabat dan staf Pemkab Minut, Joune Ganda yang sedianya berkunjung ke Kabupaten Minahasa yang hari Minggu kemarin mengadakan Pengucapan Syukur, memilih datang ke lokasi bencana.
Bahkan, terpantau, Bupati dan para pejabat eselon I dan II serta staf Pemkab Minut, masih bertahan di lokasi “penampungan” para korban KM Barcelona V, khususnya di Puskesmas Mubune. (P-Rudy Prantjis)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














