PRIORITAS, 12/11/25 (Jakarta): Informasi yang diterima oleh redaksi BeritaTakTikInfo.com.com pada Rabu (12/11/25), Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengungkapkan perkembangan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor perumahan yang dijalankan bersama PT Bank Nationalnobu Tbk (Bank Nobu). Bank Nobu menjadi bank swasta pertama yang menyalurkan KUR perumahan, dengan target pembiayaan mencapai dua triliun rupiah hingga akhir tahun 2025.
Menteri PKP, Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara, menyampaikan, Bank Nobu telah gencar melakukan sosialisasi program KUR perumahan secara luas dengan melibatkan banyak kalangan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di bidang perumahan.
“Di sini (program KUR perumahan), negara membuktikan keberpihakan melalui pemberian subsidi, dari segi suplai kepada kontraktor, developer, toko bangunan yang masuk kriteria UMKM,” jelas Ara dalam konferensi pers di kantor Kementerian PKP, Senin (10/11/25).
Ara menambahkan, program KUR perumahan ditujukan untuk para pelaku UMKM yang memiliki modal maksimal Rp10 miliar dan omzet hingga Rp50 miliar. Ia juga mengapresiasi langkah Bank Nobu yang menetapkan target sosialisasi KUR dengan cakupan yang cukup luas.
Di sisi lain, CEO Lippo Group, James Riady, mengungkapkan, Bank Nobu menargetkan penyaluran dana KUR perumahan sebesar dua triliun rupiah dalam dua bulan terakhir tahun ini.
“Pemerintah itu ingin supaya program ini berhasil, dan kami menargetkan itu dua triliun rupiah ya, dalam waktu dua bulan sampai akhir Desember. Sampai sekarang ini perjalanannya cukup baik,” tutur James.
Daerah dengan penyerapan terbesar
Sebelumnya, Maruarar Sirait menyampaikan, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp130 triliun untuk program KUR perumahan. Dari jumlah tersebut, Provinsi Jawa Timur diproyeksikan menjadi salah satu daerah dengan penyerapan terbesar, yakni sekitar 15 persen atau senilai Rp20 triliun.
Ia menegaskan, KUR perumahan merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM di bidang perumahan, mencakup para kontraktor, pengembang, hingga pemilik toko bangunan. (P-*r/Zamir Ambia)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














