PRIORITAS, 19/9/25 (AS): Untuk pertama kalinya sejak September 2023, Carlos Alcaraz akan berkompetisi sebagai petenis nomor satu dunia saat dirinya berlaga di Laver Cup, yang berlangsung pada 19-21 September di San Francisco.
Alcaraz akan berusaha melanjutkan debut gemilangnya di Laver Cup tahun lalu di Berlin dengan membawa Tim Eropa meraih kesuksesan kedua berturut-turut di ajang beregu tersebut. Legenda tenis Andre Agassi menyebut Carlos Alcaraz adalah perpaduan dari “The Big Three” Roger Federer, Rafael Nadal, dan Novak Djokovic. Penilaian yang ia lakukan ketika mengamati penampilan petenis Spanyol itu sebagai kapten tim Dunia di Laver Cup.
Agassi akan memandu Tim Dunia melawan Tim Eropa, yang menampilkan petenis nomor 1 dunia tersebut. Agassi mengagumi bagaimana Alcaraz memikat hati para penggemar di seluruh dunia. “Tak ada tempat di dunia ini yang ia tuju dan ia bukan favorit penonton,” kata Agassi, dikutip dari ATP, Jumat (19/9/25).
Camouran generasi terakhir
“Dan, untuk alasan yang jelas, apa yang dia bawa ke dalam permainan ini adalah campuran dari generasi terakhir yang kita miliki.” “Saya tahu Novak masih bermain, tetapi Novak, Roger, dan Rafa, dia seperti kombinasi dari semuanya menjadi satu, dengan RPM yang bisa dia berikan pada bola,” ujar mantan peringkat satu dunia itu.
Dia mengatakan, pertahanan yang dia miliki seperti Novak, perasaan yang dia miliki seperti Federer. Melihat itu dalam satu orang di lapangan tenis sungguh luar biasa. Agassi menghabiskan total 101 pekan di puncak peringkat ATP — peringkat kesembilan terbanyak sepanjang masa. Sementara, Alcaraz yang baru berusia 22 tahun, sudah mencapai lebih dari sepertiga perjalanannya.
Alcaraz kembali menduduki peringkat No. 1 dunia setelah meraih gelar major keenamnya di US Open bulan ini.
Kini, dalam periode kelimanya sebagai No. 1 dunia, Alcaraz telah memegang posisi puncak selama total 38 pekan.
Hal senada juga disampaikan Patrick Rafter. Wakil kapten Tim Dunia yang pernah menduduki No.1 dunia selama satu pekan pada 1999 itu terkesan dengan Alcaraz yang serba bisa.
“Dia bisa menghasilkan kekuatan dari mana saja dan tak ada yang punya kekuatan itu,” kata Rafter, peraih 11 gelar tingkat tur seperti dikutip Antara. “Dia mungkin salah satu pemain tenis dengan pergerakan terhebat yang pernah kita lihat. Kombinasi itu cukup mengesankan, ditambah lagi dia punya semua pukulan yang tepat.” (P-wr)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














