Bahaya “junk food” dan demensia mengintai dari piringmu

Terkait

Perkuat bukti

Temuan ini memperkuat bukti kandungan tinggi gula, lemak, dan bahan aditif pada dua kategori tersebut berperan besar dalam penurunan kognitif.

Ironisnya, dua jenis makanan itu justru paling digemari masyarakat Indonesia, terutama di kalangan remaja dan pekerja muda. Gaya hidup praktis, harga murah, dan layanan pesan antar membuat konsumsi makanan olahan terus meningkat di kota besar.

Para ahli mengingatkan, pengendalian konsumsi junk food dan minuman manis menjadi langkah penting untuk menjaga fungsi otak jangka panjang.

Pola makan seimbang dan aktif bergerak tetap menjadi cara paling sederhana untuk mencegah penurunan daya ingat sejak dini. (P-Khalied M)

Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini