PRIORITAS, 6/7/25 (Jakarta): “The Sun Gazer: Cinta dari Langit” sebuah film layar lebar diangkat dari novel berdasarkan kisah nyata berjudul “Sang Penatap Matahari” alias “The Sun Gazer”.
Banyak tema diusung dalam film bergenre drama romantis bernuansa religi ini. Film ini mengedukasi tentang beragam hal, mulai dari bahaya judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol), hingga informasi tentang koperasi, ekonomi syariah, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).
“Muatan” film ini terlihat banyak dan berbau “penyuluhan”. Tapi jangan salah, film ini menghadirkan cerita yang dalam, penuh ketulusan, dan menggugah emosi, mengajak penonton merenung tentang cinta, pengorbanan, dan makna hidup. Penonton harus siap untuk sering-sering menyeka air mata.
“The Sun Gazer: Cinta dari Langit” diproduksi Warna Pictures berkolaborasi dengan Koperasi BMI Group. Pada Sabtu (6/7/25) pihak rumah produksi tersebut meluncurkan poster dan trailer film itu di CGV FX Sudirman, Jakarta. Selain insan perfilman dan pers, acara ini juga dihadiri para tokoh koperasi, dan mitra strategis dari berbagai institusi nasional.

“Sang Penatap Matahari”
Film ini diadaptasi dari novel kisah nyata karya M. Gunawan Yasni berjudul “Sang Penatap Matahari” (The Sun Gazer). Para pendukung antara lain Revalina S. Temat, Mario Irwinsyah, Ratu Anandita, Adhin Abdul Hakim, Miqdad Addausy, Dewi Yull, Niniek L. Karim, Rizky Hanggono, Elvira Aminity, serta aktor cilik Azamy Syauqi dan Rania Mas’ad.
Diprediksi akan menjadi karya fenomenal dalam genre drama religi tanah air, film ini disutradarai Jastis Arimba dengan tim produser M. Gunawan Yasni, Imam T. Saptono, dan Ady Widyarta.
Film ini juga melibatkan Kamaruddin Batubara, Presiden Direktur Koperasi BMI Group, sebagai Produser Eksekutif. Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Kambara tersebut menyampaikan harapannya agar film ini tidak hanya menjadi hiburan, namun juga menjadi media edukasi yang mengangkat nilai kehidupan dan semangat koperasi di tengah masyarakat.
“Film ini adalah representasi dari semangat keikhlasan, cinta sejati, dan perjuangan hidup yang dibalut dalam nilai-nilai spiritual. Sebagai bagian dari Koperasi BMI Group, kami ingin menghadirkan film yang tidak hanya menghibur, tapi juga memberi makna. Lewat film ini, kami menyisipkan pesan penting: koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi amanat konstitusi untuk membangun keadilan dan kesejahteraan bersama,” ujar Kamaruddin Batubara.
Menariknya, di dalam film ini juga terselip dialog tentang koperasi yang dibawakan secara reflektif oleh karakter Kambara. “Koperasi adalah amanat Konstitusi”, sebuah pendekatan yang menyegarkan dalam memperkenalkan koperasi kepada generasi muda lewat medium seni film.
Acara peluncuran dilanjutkan dengan sesi Executive Screening alias “Nonton Bareng” yang dihadiri lebih dari 130 tamu undangan. Sejumlah tokoh penting turut hadir dan memberikan dukungan, di antaranya mantan artis film Friderica Widyasari Dewi yang saat ini menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, dan Ahmad Zabadi, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia.
Kehadiran para pemangku kepentingan dari OJK, Kementerian Koperasi, Kementerian UMKM, serta mitra strategis dari berbagai lembaga lainnya menunjukkan antusiasme lintas sektor terhadap film ini.
“The Sun Gazer: Cinta dari Langit” akan tayang di bioskop mulai 21 Agustus 2025. (P-Rebecca WT)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














