Konsumsi daging picu risiko kanker payudara, mitos atau fakta?

Terkait

Proses oksidasi yang terus-menerus dapat menyebabkan mutasi genetik dan meningkatkan risiko kanker. Karena itu, konsumsi makanan berpengawet sebaiknya dikurangi.

dr. Rosary menekankan bahwa risiko kanker payudara tidak ditentukan dari satu jenis makanan. Pola makan seimbang, berat badan ideal, dan aktivitas fisik rutin justru menjadi kunci pencegahan yang efektif.

“Kalau daging, makan makanan tidak bergizi, pola hidup tidak sehat itu akan memengaruhi obesitas. Kaitannya dari obesitas,” ujarnya.

Konsumsi daging dalam porsi wajar tidak berbahaya, asalkan disertai gaya hidup sehat, olahraga rutin, dan pemeriksaan payudara berkala. Hingga kini, belum ada bukti ilmiah yang membuktikan daging merah secara langsung menyebabkan kanker payudara.

Namun, pola makan tinggi lemak dan pengawet dapat meningkatkan kadar estrogen yang memicu kanker. Karena itu, bijak mengatur konsumsi daging penting untuk menjaga keseimbangan tubuh dan mencegah risiko kanker payudara. (P-Khalied M)

Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini