PRIORITAS, 21/11/24 (Jakarta): Merespon instruksi Kementerian Perhubungan tentang uji kelaik-lautan kapal penumpang angkutan Natal dan Tahun Baru 2025, PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT Pelni) melakukan rangkaian uji petik terhadap kapal-kapalnya di sejumlah pelabuhan di Indonesia.
Rangkaian uji petik dilakukan terhitung 1 November 2024 di pelabuhan kelas I hingga kelas IV dengan total 55 area pelabuhan di Indonesia. Per 19 November 2024 ini, sebanyak 16 kapal penumpang sudah selesai menjalani uji petik, dan segera menyusul sembilan kapal penumpang lainnya.
“Kami pastikan dalam setiap kegiatannya, seluruh kapal Pelni akan memenuhi regulasi dan ketentuan yang ditetapkan otoritas pelayaran di Indonesia,” kata Direktur Utama PT Pelni, Tri Andayani, dalam keterangan kepada pers, awal pekan ini.
Seperti diberitakan Antara, pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kelaikan operasional armada dalam mendukung angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, demi menjamin keselamatan serta kenyamanan para penumpang selama perjalanan.
Andayani menyampaikan bahwa pemeriksaan uji petik merupakan rangkaian persiapan kapal Pelni yang selalu dilakukan sebelum memasuki periode liburan natal dan tahun baru. “Ibarat atlet yang akan berlomba, pasti dilakukan serangkaian pemeriksaan check-lab, kapal laut pun begitu. Otoritas akan memastikan seluruh alat navigasi dan alat keselamatan di atas kapal siap dan laik laut. Setiap jelang lebaran dan Natal dan tahun baru, semua kapal Pelni pasti dilakukan uji petik,” ujarnya.
Dijelaskan, uji petik umumnya dilakukan seorang marine inspector yang mewakili Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan. Untuk kapal-kapal Pelni, baik kapal penumpang maupun kapal perintis, menjalani uji petik di sejumlah pelabuhan besar seperti Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Perak Surabaya, Makassar Sulawesi Selatan, Ambon Maluku, dan Bitung Sulawesi Utara.
Disebutkan, rangkaian pemeriksaan yang diujikan antara lain kesiapan alat keselamatan seperti sekoci, perangkat navigasi, dan masa kadaluarsa sertifikat kapal. Selama melakukan uji petik, marine inspector didampingi Nakhoda dan Kepala Cabang Pelni setempat.
“Kalau perlu, sekoci diuji dengan diturunkan ke laut untuk memastikan siap pakai di saat darurat. Sebagaimana pesan utama pemerintah, kami siap menghadirkan angkutan laut yang prima, aman dan nyaman untuk melayani penumpang selama periode Nataru,” tambah Andayani.
Andayani menambahkan, selama periode angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Pelni akan mengerahkan 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis, dengan catatan satu kapal penumpang yaitu KM Umsini yang masih stop operasi. “Periode pelayanan Natal dan tahun baru untuk kapal Pelni sendiri berlangsung selama periode 11 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025,” katanya. (P-ht)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














