PRIORITAS, 27/7/25 (Jakarta): Misteri tewasnya diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan, terus didalami. Namun hingga kini, perangkat komunikasi miliknya belum ditemukan di kamar kos Gondangdia, Jakarta Pusat—lokasi tempat jasadnya ditemukan pada 8 Juli 2025.
Terungkap jika gawai tersebut diduga nonaktif sejak malam sebelumnya, tepatnya pukul 21.00 WIB pada 7 Juli 2025. Istri almarhum pun mengaku sulit menghubungi Arya selepas pulang dari mal.
Meskipun barang bukti utama itu belum ditemukan secara fisik, Kompolnas menyebut pelacakan tetap dimungkinkan melalui sinyal terakhir ponsel dan rekaman dari sekitar 20 CCTV di lokasi-lokasi yang sempat dilalui Arya.
Ketua Harian Kompolnas, Arief Wicaksono menjelaskan, sinyal terakhir terekam saat Arya dalam perjalanan menuju kantornya usai berbelanja di Grand Indonesia. Ia sempat memesan taksi dan terlihat menuju arah Pejambon.
“Hilangnya atau off-nya itu adalah ketika almarhum sudah termonitor habis belanja di GI, kemudian nyegat taksi, kemudian meluncur ke kantornya yang bersangkutan yaitu di Pejambon,” ujar Arief, dikutip BeritaTakTikInfo.com dari Metrotvnews.com, Minggu (27/7/25).
Ponsel Arya Daru hilang menjadi bagian penting dalam penyelidikan, mengingat perangkat itu diyakini menyimpan informasi dan petunjuk digital yang bisa memperjelas kronologi kejadian. (P-Khalied M)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














