Prabowo utus Menteri Pertanian bantu Sulawesi Utara

Terkait

PRIORITAS, 12/9/25 (Manado): Presiden RI, Prabowo Subianto mengutus secara khusus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, untuk membantu mengembangkan secara intensif pertanian dan perkebunan di Sulawesi Utara.

“Ini adalah instruksi langsung dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, untuk memberikan perhatian khusus kepada sektor pertanian di Sulawesi Utara,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kepada wartawan di Manado, seperti dikutip BeritaTakTikInfo.com.com hari Jumat (12/9/25).

Menurut Sulaiman, ia datang untuk menyalurkan bantuan bibit benih tiga komoditas unggulan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Ketiga bibit komoditas itu yakni kelapa, pala dan kakao.

Bantuan itu akan disebar ke 41.430 hektar lahan selama tiga tahun dengan anggaran sekitar 139 miliar rupiah.

Bibit kelapa akan diberikan untuk ditanam di lahan seluas 24.500 hektar dengan anggaran sebesar 88,76 miliar rupiah. Kakao untuk lahan seluas 15.000 hektar dengan anggaran 13,14 miliar rupiah. Sedangkan bibit pala  untuk lahan seluas 1.930 hektar dengan anggaran 37,09 miliar rupiah.

Bantuan terbesar

Bantuan ini disebut sebagai yang terbesar dalam sejarah Indonesia, sehingga menjadi  tanda perhatian serius pemerintah pusat terhadap potensi pertanian di wilayah Sulut.

“Kementerian Pertanian menyiapkan bantuan benih bibit khusus untuk Sulawesi Utara. Ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia merdeka,” kata Menteri Amran.

Menteri yakin jika bantuan bibit ini dikelola dengan baik, petani dan masyarakat Sulut akan semakin sejahtera.

“Kelola dengan baik bantuan yang akan diberikan ini. Kami akan mengawal sampai bisa berproduksi dengan baik”, pesan Menteri.

Menteri Pertanian mengaku tertarik dengan komoditas pala di Sulawesi Utara, yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan petani.

Harga pala di tingkat petani saat ini mencapai Rp70.000 per kilogram, dan bertekad untuk mendorong harga tersebut bisa lebih tinggi, agar petani benar-benar mendapat keuntungan.

“Kita akan berupaya agar harga ini bisa lebih tinggi lagi. Di pasar internasional, harga pala bisa mencapai Rp100.000 hingga Rp200.000 per kilogram,” jelasnya.

Rencana bangun pabrik

Untuk mendukung hilirisasi pala, Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan benih untuk ribuan hektar lahan. “Jika diperlukan, kita akan tambah lagi. Kami akan bekerja sama dengan Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur untuk mewujudkan hilirisasi ini,” ujarnya, seperti dilaporkan Sulut1news.

Selain penyediaan benih, Menteri Amran juga mengumumkan rencana pembangunan pabrik pengolahan pala, yang akan bekerja sama dengan Danantara.

“Ini adalah langkah nyata untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pala dan kesejahteraan petani,” katanya.

Wakil Gubernur, Victor Mailangkay, berterima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah pusat lewat Kementrian Pertanian ke Sulut.

“Kami sangat mengapresiasi dan akan sama-sama mengawal sehingga bantuan tersebut dimanfaatkan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat”, kata Mailangkay.(P-Jeffry W)

Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini