Sebanyak tiga korban tewas terjebak di Tesla akibat pintu elektrik macet

Terkait

PRIORITAS, 23/9/25 (Jakarta): Seorang pria berusia 43 tahun bersama dua anak berusia sembilan tahun meninggal dalam kecelakaan tragis setelah mobil Tesla yang mereka tumpangi terbakar, sementara tim penyelamat gagal membuka pintunya.

Insiden itu terjadi di Schwerte, Rhine-Westfalen Utara, pada 7 September 2025 sekitar pukul 14.00.

“Pengemudi mobil listrik itu mencoba menyalip konvoi mobil lain dan, karena alasan yang masih belum jelas, keluar jalur, tergelincir ke dalam parit, dan menabrak pohon,” jelas Bernd Pentrop, juru bicara kepolisian distrik Unna, kepada Bild.

Ketiga penumpang tidak dapat diselamatkan karena mobil terbakar.

Seorang bocah berhasil keluar

Seorang bocah laki-laki berusia sembilan tahun berhasil keluar sendiri dari mobil dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Upaya penyelamatan besar-besaran melibatkan dua helikopter, pihak kepolisian, serta tenaga medis, namun polisi masih belum mengungkap identitas para korban.

Roman Jedrzejewski, pemilik toko cat yang berada tepat di seberang lokasi kejadian, sempat berusaha menolong dengan menggunakan alat pemadam kebakaran, tetapi usahanya tidak berhasil menyelamatkan korban.

“Saya ingin menyelamatkan mereka. Saya mencoba membuka pintu mobil, tetapi tidak bisa. Panasnya luar biasa dan sisi kanan mobil tetap utuh. Saya tidak bisa berbuat apa-apa,” imbuhnya, dikutip dari Ruhr News.

Anak kesulitan untuk mengoperasikannya

Tesla menerapkan sistem pintu elektrik yang dibuka melalui tombol, berbeda dari pintu mobil biasa. Namun, dalam situasi kecelakaan, kerusakan pada sistem kelistrikan bisa membuat pintu tidak dapat digunakan. Meski tersedia tuas pembuka manual di dalam mobil, anak-anak kemungkinan kesulitan untuk mengoperasikannya.

Asosiasi mobil Jerman (ADAC) sebelumnya mengingatkan, model gagang pintu tarik berpotensi membahayakan keselamatan.

Mobil akhirnya dievakuasi setelah api berhasil dipadamkan. Pekan lalu, Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) memulai penyelidikan terhadap sekitar 174.000 unit Tesla Model Y 2021 terkait laporan kerusakan pada gagang pintu elektrik.

CEO Volkswagen, Thomas Schafer, turut menekankan, desain gagang pintu datar konvensional lebih aman meski agak sulit digunakan. Di sisi lain, otoritas otomotif China tengah menimbang kemungkinan pelarangan gagang pintu tarik pada kendaraan listrik demi alasan keselamatan. (P-Zamir)

Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini