Semakin mencekam, Israel bunuh Komandan Jihad Islam Abu Shujaa di Tepi Barat

Terkait

PRIORITAS, 30/8/24 (Gaza): Perang yang berkecamuk di kawasan Tepi Barat yang telah mengakibatksn jutshnya korban jiwa lebih 40.000 orang, entah kapan akan berakhir.

Terbaru dilapirksn, pasukan Israel mengklaim, baku tembak di Tepi Barat telah menewaskan seorang komandan lokal gerakan Jihad Islam yang didukung Iran dan empat pejuang Palestina lainnya.

Pihak militer mengatakan, telah menewaskan Muhammad Jabber, yang dikenal sebagai Abu Shujaa. Dia ini dikenal sebagai kepala jaringan pejuang di kamp pengungsi Nur Shams yang berdekatan. Dia tewas selama baku tembak di sekitar sebuah masjid di kota Tulkarm pada Kamis (29/8/24) waktu setempat.

Selanjutnya, Divisi Tulkarm dari sayap bersenjata Jihad Islam mengonfirmasi kematian Jabber, dimana menjadikan jumlah total warga Palestina yang tewas selama dua hari terakhir menjadi 17 orang. Mereka juga mengatakan para pejuang telah menyerang pasukan Israel di dekat masjid Abu Ubaida.

Serbu kota-kota titik api

Dilaporkan pula, operasi militer (Israel) tersebut dimulai pada Rabu dini hari. Ratusan tentara Israel yang didukung oleh helikopter, pesawat nirawak, dan pengangkut personel lapis baja menyerbu kota-kota yang menjadi titik api di Tulkarm, Jenin, dan daerah-daerah di Lembah Yordan.

Saksi mata Reuters melaporkan, juga terjadi pemadaman jaringan total di Jawwal, salah satu dari dua perusahaan telekomunikasi utama di wilayah Palestina di Gaza dan Tepi Barat.

Sementara di Jenin sebelumnya, buldoser Israel bergerak di sepanjang jalan-jalan yang kosong dan dipenuhi sampah sementara suara pesawat nirawak menembus langit.

Dikatakan, pasukan tersebut memeriksa ambulans di jalan-jalan dan di depan rumah sakit utama Jenin, setelah memblokir akses ke sana untuk mencegah para pejuang mencari perlindungan di wilayah tersebut.

Brntrokan meningkat

Sementara itu, bentrokan dengan pasukan Israel di Tepi Barat telah meningkat sejak perang Israel dengan militan Hamas dimulai di Gaza hampir 11 bulan lalu.

Disebutkan, lebih dari 660 orang, termasuk warga sipil, telah tewas, menurut penghitungan Palestina. Beberapa oleh pemukim Yahudi yang telah melakukan serangan main hakim sendiri secara berkala terhadap komunitas Palestina di Tepi Barat.

Pihak Israel sendiri menyangkal melakukan praktik hukuman kolektif atau apartheid di Tepi Barat. Mereka mengatakan hanya ingin mengalahkan militan Palestina bersenjata yang mengancam keamanannya.

Sementara itu, operasi Israel di Gaza telah menghancurkan sebagian besar wilayah kantong itu, dan menewaskan lebih dari 40.500 orang, kata pejabat kesehatan Palestina. (P-CNBCi/jr) — foto ilustrasi istimewa

Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini