PRIORITAS, 3/8/25 (Tanjungpinang): Kota Tanjungpinang ditetapkan sebagai salah satu dari 13 daerah di Indonesia yang menjadi lokasi Rintisan Sekolah Rakyat (SR) Tahap I Tahun Ajaran 2025/2026. Program nasional ini menyasar anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan gratis berbasis asrama (boarding school).
Sebanyak 100 kuota disediakan: 50 untuk SD, 25 SMP, dan 25 SMA. Seluruh kebutuhan pendidikan dan biaya hidup ditanggung negara.
Untuk sementara, proses belajar akan dilaksanakan di eks SMPN 15, sambil menunggu pembangunan gedung permanen di kawasan Madong, Kampung Bugis.
Sekda Kota Tanjungpinang Zulhidayat menyebut, berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), terdapat 9.308 anak dari keluarga kurang mampu di Tanjungpinang.
“Verifikasi awal mencatat 16 anak siap bergabung. Saat ini pendataan terus diperluas lewat kelurahan dan pendamping PKH,” jelas Sekot Tanjungpinang dalam keterangannya kepada media, Minggu (3/8/25).
Pendaftaran dibuka hingga 4 Agustus 2025, melalui pendamping PKH atau langsung ke kantor kelurahan. Calon peserta wajib terdaftar di DTSEN atau menyertakan SKTM.
Seleksi dilakukan melalui verifikasi lapangan, wawancara, dan kunjungan rumah oleh tim gabungan dari Dinas Sosial, pendamping PKH, dan penyelenggara SR.
Program ini merupakan bagian dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan melalui akses pendidikan berkualitas bagi keluarga prasejahtera. (P-Jeff K)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














