Ribuan warga sudah antre 12 jam untuk hadiri pemakaman Paus Fransiskus

Terkait

PRIORITAS, 26/4/25 (Vatikan): Ribuan warga sudah antre 12 jam sebelum pintu gerbang lapangan Santo Petrus, Vatikan dibuka. Mereka ingin menghadiri Misa Pemakaman Paus Fransiskus yang akan digelar pada pukul 10.00 waktu Roma (Pukul 16.00 waktu Indonesia).

“Sejumlah umat beriman telah menunggu sepanjang malam, berbaris di jalan selama lebih dari 12 jam untuk mengucapkan selamat tinggal kepada mendiang Paus Fransiskus”, kata kantor pers Tahta Suci Vatikan, seperti dikutip BeritaTakTikInfo.com.com dari Catholic News Agency, hari Sabtu siang (26/4/25).

Pintu gerbang Lapangan Santo Petrus baru dibuka pada pukul 06.00 hari Sabtu. Namun puluhan ribu warga yang umumnya umat Katolik dari berbagai negara ini, sudah duduk di sepanjang jalan menuju Vatikan serta dekat pintu gerbang sejak pukul 9:45 Jumat malam.

Mereka rela begadang hingga Sabtu pagi, karena takut tidak kebagian tempat jika baru datang pada pagi menjelang Misa Pemakaman.

Dua orang warga asal Spanyol, Ismael bersama temannya Dalia, mengaku yang berangkat dari Barcelona, sehari sebelumnya, khusus untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus.

Tiga warga lainnya datang dari Portugal.  Nadia Trujillo, Ana Asensio, dan teman mereka sengaja datang cepat dari Portugal sejak hari Jumat, karena khawatir sulit mendapatkan tempat di lapangan Santo Petrus saat Misa Pemakaman.

Usai melewati pemeriksaan di pos, mereka langsung bergegas mengamankan tempat di dalam lapangan, sesuai arahan petugas keamanan.

Baru satu jam pintu gerbang dibuka, lapangan Santo Petrus terlihat sudah mulai dipenuhi para pelayat. Ribuan peziarah lainnya masih antre di sepanjang jalan menuju Vatikan.

Pemeriksaan ketat

Menurut pihak Vatikan Misa Pemakaman, dijadwalkan dimulai pukul 10.00 pagi waktu setempat (4 pagi ET), dan disiarkan langsung EWTN serta berbagai multimedia Vatikan dalam 56 bahasa.

Setiap peziarah yang ingin mengikuti pemakaman tersebut harus melewati pemeriksaan sangat ketat. Orang yang membawa barang yang dicurigai berbahaya, tidak diperbolehkan masuk.

Misa Pemakaman Paus Fransiskus ini tidak hanya diikuti ratusan ribu warga umum, tetapi juga akan dihadiri sekitar 130 delegasi termasuk 50 kepala negara atau pemerintahan serta 10 raja.

Para jurnalis dan personel media yang akan meliput, juga sudah mendaftar terlebih dahulu dan melewati proses selektif. Mereka tetap mendapat pemeriksaan lagi di pos keamanan sejak pagi hari, sebelum memasuki lapangan Santo Petrus.

Perayaan liturgi Misa Pemakaman akan dipimpin Kardinal Giovanni Battista Re, dekan Dewan Kardinal.

Pada akhir Misa, jenazah Paus Fransiskus akan dibawa dalam prosesi ke Basilika Kepausan St. Mary Maggiore, tempat ia dikuburkan.

Upacara pemakaman ini menjadi awal dari tradisi “Novendiales,” sembilan hari berkabung berturut-turut untuk mengenang mendiang Paus Fransiskus. (P-Jeffry W)

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini