AS hentikan biaya kesehatan ke negara lain, pangkas harga obat

Terkait

PRIORITAS, 13/5/25 (Washington): Pemerintah Amerika Serikat (AS) terhitung Senin 12 Mei 2025 waktu setempat (Selasa WIB), menghentikan semua bantuan biaya kesehatan bagi negara lain.

“Mulai hari ini, Amerika Serikat tidak akan lagi menyubsidi layanan kesehatan negara-negara asing. Selama ini, mereka hanya membayar sebagian kecil dari harga obat yang kita bayar berkali-kali lipat,” tegas Presiden Donald Trump di Gedung Putih, pada Senin waktu setempat.

Trump sebelumnya mengungkapkan AS selama ini terlalu banyak mengeluarkan uang untuk membantu kesehatan negara lain. Tetapi warga AS sendiri masih banyak yang tidak mendapat layanan kesehatan yang prima.

Pada Januari 2025 lalu, Donald Trump mempertegas kebijakan America First. Salah satunya dengan membekukan pendanaan bantuan asing baru dan hampir semua bantuan asing yang sudah berjalan.

Aliran dana miliaran dolar AS untuk proyek-proyek di seluruh dunia, mulai dari kesehatan, HIV/AIDS, pendidikan, pembangunan, pertanian, pelatihan kerja, antikorupsi, bantuan keamanan, hingga dukungan untuk organisasi masyarakat sipil dihentikan.

Hanya program bantuan pangan darurat, seperti untuk Sudan dan Suriah serta bantuan militer ke Israel dan Mesir yang akan berlanjut.

Pangkas harga obat

Selain menghentikan bantuan pembiayaan kesehatan ke negara lain, Presiden Trump juga mengeluarkan perintah eksekutif untuk memangkas harga obat-obatan di AS.

“Kami tak akan lagi menoleransi praktik meraup untung besar dan penetapan harga semena-mena oleh perusahaan farmasi besar”, kata Trump, seperti dikutip BeritaTakTikInfo.com.com dari Antara, hari Selasa (13/5/25).

Ia memberi perintah untuk mengambil langkah-langkah mencegah negara lain, melakukan praktik yang sengaja menyebabkan kenaikan harga obat di AS.

Perintah tersebut menugaskan Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr. untuk merancang sistem baru, yang memungkinkan pasien membeli obat langsung dari produsen dengan harga paling murah tanpa perantara.

Menurut Trump, kebijakan itu akan menurunkan secara signifikan anggaran program Medicaid dan Medicare.

Selama ini pengeluaran obat menyumbang 50 hingga 60 persen dari total biaya layanan kesehatan di AS.

Sehari sebelumnya, Trump telah memberikan bocoran mengenai isi perintah tersebut, yang disebutnya “salah satu perintah paling penting dan berdampak besar” yang pernah dia keluarkan. (P-Jeffry W)

Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini