Jak Tumewan
PMR – PERHIMPUNAN MINAHASA RAYA
Mengapa Harus Ada di Republik Indonesia?
“Sitou Timou Tumou Tou”
Manusia hidup untuk memanusiakan manusia lainnya.
Oleh
JAK TUMEWAN
PENDIRI/INISIATOR
TAKTIKINFO – Indonesia adalah bangsa besar yang dibangun dari keberagaman suku, adat istiadat, bahasa dan budaya. Dalam keberagaman tersebut, Minahasa memiliki sejarah panjang, nilai luhur serta warisan peradaban yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Atas dasar semangat persatuan, kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah leluhur, lahirlah gagasan PMR – Perhimpunan Minahasa Raya.
PMR hadir bukan untuk memisahkan diri dari keberagaman Indonesia, melainkan justru untuk memperkuat persatuan bangsa melalui penguatan identitas, budaya dan nilai-nilai luhur Tou Minahasa.
Mengapa PMR Harus Ada?
PMR hadir sebagai wadah pemersatu bagi seluruh masyarakat Minahasa, baik yang berada di tanah Minahasa, di berbagai daerah di Indonesia maupun diaspora Minahasa yang tersebar di berbagai belahan dunia.
Keberadaan PMR diharapkan menjadi rumah besar untuk:
– Mempererat persaudaraan Tou Minahasa.
– Membangkitkan rasa cinta terhadap tanah leluhur.
– Menjaga adat dan budaya Minahasa.
– Melestarikan bahasa daerah.
– Mengembangkan potensi generasi muda.
– Mengangkat potensi ekonomi dan pariwisata.
– Membantu pemerintah dalam pembangunan masyarakat.
– Menyatukan diaspora Minahasa di seluruh dunia.
Semangat tersebut berakar kuat pada falsafah besar Dr. Sam Ratulangi:
“SITOU TIMOU TUMOU TOU”
Artinya, manusia hidup untuk memanusiakan manusia lainnya.
Falsafah ini harus menjadi roh perjuangan PMR.
Bahwa organisasi bukan sekadar tempat berkumpul, bukan sekadar simbol atau nama, melainkan wadah untuk saling membantu, saling mengangkat, saling menghargai dan bersama-sama membangun kehidupan yang lebih baik.
Membangkitan Rasa Keminahasaan
Di tengah era globalisasi dan revolusi digital, dunia berubah dengan sangat cepat.
Informasi, teknologi dan budaya asing masuk tanpa batas. Jika tidak dijaga dengan baik, generasi muda dapat perlahan kehilangan akar sejarah dan identitas budayanya.
Karena itu, PMR memiliki tanggung jawab moral untuk membangkitkan kembali:
Rasa Keminahasaan.
Rasa bangga menjadi Tou Minahasa.
Bangga terhadap sejarah.
Bangga terhadap adat istiadat.
Bangga terhadap bahasa.
Bangga terhadap seni dan budaya.
Bangga terhadap nilai Mapalus.
Bangga terhadap tanah Minahasa Raya.
Namun kebanggaan tersebut harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
Bahasa Minahasa Harus Tetap Lestari
Bahasa daerah merupakan salah satu identitas penting sebuah peradaban.
Jika bahasa hilang, maka sebagian dari ingatan sejarah dan identitas sebuah bangsa juga dapat ikut memudar.
Karena itu, pelestarian bahasa-bahasa daerah Minahasa perlu mendapat perhatian serius.
PMR mendorong adanya gerakan pelestarian bahasa daerah melalui:
– Pendidikan keluarga.
– Komunitas budaya.
– Sanggar seni.
– Dokumentasi digital.
– Konten kreatif generasi muda.
– Festival bahasa daerah.
– Penelitian budaya.
– Penguatan muatan lokal dalam pendidikan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Anak-anak Minahasa harus mengenal bahasa leluhurnya.
Generasi muda harus memahami cerita, sejarah dan filosofi tanah Minahasa.
Teknologi digital jangan menjadi ancaman bagi budaya.
Justru teknologi harus menjadi alat untuk memperkenalkan Minahasa kepada dunia.
Budaya dan Identitas Minahasa
Minahasa memiliki kekayaan budaya yang luar biasa.
Adat istiadat, musik, tarian, kuliner, arsitektur, kain tradisional serta berbagai tradisi leluhur merupakan kekayaan yang tidak ternilai.
Salah satu gagasan yang dapat dikembangkan adalah memperkenalkan dan mempromosikan batik dan motif khas Minahasa sebagai bagian dari identitas budaya daerah.
Penggunaan batik atau busana khas Minahasa dalam berbagai kegiatan resmi, termasuk pada hari-hari tertentu oleh ASN sesuai kebijakan pemerintah daerah dan peraturan yang berlaku, dapat menjadi salah satu langkah memperkuat kecintaan terhadap produk dan identitas lokal.
Budaya bukan hanya untuk disimpan dalam museum.
Budaya harus hidup.
Budaya harus dikenakan.
Budaya harus dipelajari.
Budaya harus dipromosikan.
Dan budaya harus diwariskan.
Mengangkat Potensi Wisata Minahasa Raya
Minahasa Raya memiliki potensi alam yang sangat luar biasa.
Danau, pegunungan, pantai, kuliner, situs sejarah, desa adat dan berbagai destinasi natural merupakan kekayaan besar yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
PMR dapat menjadi mitra masyarakat dan pemerintah dalam mempromosikan berbagai potensi tersebut.
Spot-spot wisata natural Minahasa harus diperkenalkan kepada Indonesia dan dunia.
Namun pembangunan pariwisata harus tetap memperhatikan:
– Kelestarian alam.
– Kearifan lokal.
– Keterlibatan masyarakat.
– Pemberdayaan UMKM.
– Perlindungan budaya.
– Keberlanjutan lingkungan.
Pariwisata yang baik bukan hanya mendatangkan wisatawan.
Tetapi harus memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.
MAPALUS: Warisan Gotong Royong Minahasa
Salah satu kekuatan terbesar Minahasa adalah nilai luhur Mapalus.
Mapalus mengajarkan tentang kebersamaan, kerja sama dan saling membantu.
Nilai ini sangat relevan untuk kehidupan modern.
Di tengah dunia yang semakin individualistis, Minahasa memiliki warisan sosial yang mengajarkan bahwa kemajuan tidak harus dicapai sendirian.
Kita dapat maju bersama.
Yang kuat membantu yang lemah.
Yang mampu mengangkat yang belum mampu.
Yang berhasil membuka jalan bagi yang sedang berjuang.
Inilah semangat:
Sitou Timou Tumou Tou.
Mapalus.
Persatuan Tou Minahasa Raya.
Peran Masyarakat dalam Membangun Minahasa Raya
Pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.
Masyarakat memiliki peranan yang sangat penting.
PMR hadir untuk membangun sinergi antara:
Masyarakat – Pemerintah – Tokoh Adat – Tokoh Agama – Akademisi – Pengusaha – Pemuda – Diaspora.
Dengan persatuan, potensi besar Minahasa dapat dikembangkan secara maksimal.
PMR bukan organisasi untuk menggantikan peran pemerintah.
PMR hadir sebagai kekuatan masyarakat sipil yang siap memberikan gagasan, tenaga, jaringan dan kontribusi positif bagi kemajuan Minahasa Raya.
Minahasa Raya untuk Dunia
Sudah saatnya Minahasa tidak hanya dikenal oleh masyarakat Indonesia.
Minahasa harus dikenal dunia.
Dunia harus mengenal:
– Keindahan alam Minahasa.
– Danau dan pegunungannya.
– Kekayaan laut dan pesisirnya.
– Kuliner khas Minahasa.
– Budaya dan adat istiadatnya.
– Nilai Mapalus.
– Falsafah Sitou Timou Tumou Tou.
– Keramahan masyarakatnya.
– Potensi ekonomi kreatifnya.
– Potensi generasi mudanya.
Diaspora Minahasa yang tersebar di berbagai daerah dan negara dapat menjadi duta budaya Minahasa.
Dengan jaringan global dan teknologi digital, PMR dapat menjadi jembatan komunikasi antara Tou Minahasa di tanah leluhur dengan Tou Minahasa di seluruh dunia.
PMR Adalah Rumah Bersama
Perhimpunan Minahasa Raya harus menjadi rumah besar.
Rumah bagi seluruh Tou Minahasa.
Tanpa membedakan latar belakang.
Tanpa membedakan status sosial.
Tanpa membedakan profesi.
Tanpa membedakan tempat tinggal.
Karena dimanapun Tou Minahasa berada, semangat persaudaraan harus tetap hidup.
Dari Minahasa untuk Indonesia.
Dari Indonesia untuk dunia.
MENUJU MINAHASA RAYA YANG ADIL, MAKMUR DAN SEJAHTERA
Dengan lahirnya PMR – Perhimpunan Minahasa Raya, diharapkan semangat persatuan Tou Minahasa terus menggema di seluruh Nusantara dan dunia.
PMR menjadi wadah untuk menjaga identitas.
PMR menjadi wadah untuk melestarikan budaya.
PMR menjadi wadah untuk membangun generasi.
PMR menjadi wadah untuk memperkuat persaudaraan.
PMR menjadi mitra masyarakat dan pemerintah dalam membangun masa depan.
Mari kita bangkit bersama.
Mari kita menjaga warisan leluhur.
Mari kita memperkuat persatuan.
Mari kita hidupkan kembali semangat Mapalus.
Mari kita amalkan falsafah:
SITOU TIMOU TUMOU TOU
Karena manusia hidup bukan hanya untuk dirinya sendiri.
Manusia hidup untuk memanusiakan manusia lainnya.
Dengan persatuan Tou Minahasa di seluruh dunia, kita melangkah bersama menuju:
MINAHASA RAYA
ADIL – MAKMUR – SEJAHTERA
—
PENDIRI / INISIATOR
JAK TUMEWAN
Jakarta, menjelang Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Utara
Salam Minahasa:
I Yayat U Santi
Mari saling mengasihi
I Yayat U Leos
Mari saling menyayangi
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














