Menko PM: Penerima Bansos hanya lansia dan difabel

Terkait

PRIORITAS, 29/10/25 (Jakarta): Penerima bantuan sosial (bansos) menurut Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, nantinya hanya dua kelompok, yakni lansia dan difabel.

Menurutnya, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat dibentuk oleh Presiden untuk menggeser paradigma lama bantuan sosial bersifat karitatif jangka pendek menjadi pemberdayaan jangka menengah dan panjang.

Menurut Muhaimin dengan begitu, masyarakat dari seluruh lapisan, mulai dari miskin ekstrem tumbuh berkembang secara mandiri.

“Sehingga seimbang, dengan pemberdayaan ini diharapkan satu hari nanti yang menerima bantuan sosial hanya dua kelompok. Satu lansia yang kedua difabel,” ujar Muhaimin dalam forum “Satu Tahun Pemberdayaan Masyarakat: Langkah Awal Transformasi Bangsa” di Jakarta, Selasa (28/10/25).
Dikatakannya salah satu capaian besar tahun pertama Kemenko PM adalah penyelesaian Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), hasil kolaborasi lintas lembaga atas perintah Presiden RI Prabowo Subianto.

Menurutnya dengan data tunggal itu, penyaluran bantuan dan program pemberdayaan menjadi lebih tepat sasaran dan terintegrasi.

Karena itu, ia juga memaparkan capaian lintas kementerian satu tahun terakhir.

Dimana sekitar 8,4 juta keluarga miskin dan rentan telah menerima perlindungan sosial, sementara 1,3 juta keluarga miskin menerima BLT Dana Desa. Lebih dari 96 juta masyarakat kini dapat berobat gratis melalui BPJS Kesehatan.

Dikatakannya, komitmen pemerintah untuk menghilangkan kemiskinan ekstrem pada tahun 2026 dan menurunkan angka kemiskinan nasional menjadi lima persen pada 2029.

“Presiden Republik Indonesia mengeluarkan Inpres Nomor 8 Tahun 2025 dengan target 0 persen kemiskinan ekstrem tahun 2026 dan lima persen maksimum kemiskinan pada 2029. Target ini dibuat agar kerjanya betul-betul terarah dan sesuai dengan yang menjadi tujuan kita,” harapnya. (P-*r/am)

 

 

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini