Mimpi besar PPNI: Indonesia tidak hanya cukup makan, tapi juga cukup makmur

Terkait

PRIORITAS, 28/7/25 (Bogor): Tampil sebagai narasumber pada acara pengkaderan Pengurus Keluarga Besar Putra-Putri Polri (KBPP) dalam sesi “Ketahanan Pangan di Indonesia”, Ketua Umum Presidium Persatuan Nusantara Indonesia (PPNI) Dr. Jan Samuel Maringka, S.H., M.H., memaparkan apa yang disebutnya mimpi besar.

“Kami di Presidium PNI punya mimpi besar: Indonesia tidak hanya cukup makan, tapi juga cukup makmur. Kami ingin desa jadi kekuatan ekonomi, petani jadi pengusaha mandiri, dan anak-anak muda kembali bangga dengan profesi ayahnya di ladang,” ujar Jan Maringka yang juga dikenal aktif membina kader-kader muda di berbagai wilayah.

Hal itu disampaikan Jan Maringka pada bagian lain paparannya dalam giat di Mako Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (25/7/25), dan dibagikan Humas PPNI kepada media, dilansir BeritaTakTikInfo.com dari Afirmasinews Minggu (27/7/25).

Sebagai Ketua Umum DPP Presidium PNI, Jan Maringka,  dikenal sebagai tokoh nasionalis yang konsisten memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan dalam berbagai sektor, termasuk pangan, pendidikan, dan pemberdayaan desa.

Mantan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung itu menyebutkan, dalam beberapa tahun terakhir, Presidium PNI aktif mengadvokasi kebijakan nasional berbasis kerakyatan dan memperkuat jaringan komunitas di seluruh Indonesia.

“Kami di Presidium PNI punya mimpi besar: Indonesia tidak hanya cukup makan, tapi cukup makmur,” ujarnya.  Ia menguraikan, PPNI ingin desa jadi kekuatan ekonomi, petani jadi pengusaha mandiri, dan anak-anak muda kembali bangga dengan profesi ayahnya di ladang.

Tak ada satu pun petani menjerit

Ketua Presidium PNI, Jan Maringka, bersama pengurus KBBP dalam acara pengkaderan organisasi, Jumat (25/7/25) di Bogor, Jawa Barat. (Ist.)

Pada bagian lain, Jan Maringka kembali mengingatkan, bahwa menjaga pangan bukan sekadar proyek kebijakan, melainkan panggilan sejarah. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bahu-membahu, lintas generasi, lintas profesi, demi memastikan setiap anak Indonesia punya akses pangan yang sehat, adil, dan berkelanjutan.

“Kalau kita ingin Indonesia 2045 jadi negara adidaya, maka hari ini kita harus memastikan tak ada satu pun petani yang menjerit, tak ada satu pun anak yang kelaparan. Pangan adalah hak, dan itu harus kita bela,” pungkas mantan Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian itu, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.

Dengan semangat nasionalisme dan kolaborasi lintas sektor, acara pengkaderan KBPP Polri bersama Jan Maringka menjadi momentum bersejarah yang mempertegas, bahwa menjaga kedaulatan pangan berarti jaga masa depan. Dan masa depan Indonesia ada di tangan anak-anak muda yang sadar peran dan siap berjuang untuk negeri.

Acara pengkaderan di Mako Brimob, Cikeas ini diikuti lebih dari 300 peserta yang merupakan para pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KBPP Polri dari seluruh provinsi di Indonesia

Para pengurus KBPP Polri menyambut hangat materi yang disampaikan Jan Maringka. Beberapa peserta bahkan, mengaku baru tersadar bahwa isu pangan adalah bagian dari keamanan nasional yang harus mereka perjuangkan.

“Kami jadi lebih paham bahwa tugas kami bukan hanya mendukung tugas Polri, tapi juga menjaga ketahanan bangsa dari sisi pangan dan ekonomi,” ujar Andre, salah satu peserta dari Jawa Tengah.

Ketua Panitia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan pemikiran inspiratif dari Dr. Jan S. Maringka, S.H, M.H. “Beliau tidak hanya memberi wawasan, tapi juga semangat juang. Ini akan menjadi energi baru bagi KBPP Polri ke depan,” ungkapnya. (P-*/ht)

Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini