MotoGP: Marc Marquez pastikan tidak ada drama dengan Bagnaia musim ini

Terkait

PRIORITAS, 25/2/25 (Spanyol): Persaingan antara Marc Marquez dan Francesco Bagnaia tidak akan sesengit musim lalu. Meski banyak yang memperkirakan dampak buruk akan terjadi pada MotoGP 2025, setelah keduanya bentrok di Grand Prix Portugal tahun lalu dan mengalami masalah fairing di GP Spanyol.

Berbicara dalam wawancara televisi dengan El Hormiguero, Marc Marquez mengatakan pendekatannya terhadap rivalnya sekarang berbeda dari dulu dan memuji karakter rekan setimnya yang baru, Bagnaia. “Jika Anda menaruh dua ekor ayam jantan di kandang yang sama pada usia 22 atau 25 tahun, itu buruk,” katanya. “Itu adalah bom. Namun, menurutku dia berumur 27 dan aku 32. Selain itu, Pecco adalah pria yang sopan, dia tenang,” papar Marc Marquez lagi.

Kini kedua pembalap itu sama-sama membela tim Ducati Lenovo. Marc Marquez mengatakan rekan setimnya itu adalah seorang pria terhormat tetapi merupakan pejuang terbesar pada balapan MotoGP. Ducati telah mengumpulkan susunan tim pabrikan terkuat yang pernah ada dan bisa dibilang salah satu yang terbaik dalam sejarah MotoGP, dengan memasangkan juara enam kali kelas utama Marquez dengan pemenang gelar ganda Bagnaia.

Ini adalah langkah yang membuat Ducati kehilangan juara dunia 2024 Jorge Martin ke Aprilia dan tim satelit Pramac ke Yamaha. Sementara kubu VR46 juga dianggap tidak senang atas prestasi mereka musim panas lalu.

“Kami telah bekerja sama selama pramusim. Kami telah berbagi banyak percakapan untuk mendapatkan motor terbaik, tetapi kami berdua tahu sejak balapan pertama hingga terakhir, masing-masing akan memikirkan kepentingannya sendiri di lintasan,” papar Marc Marquez tentang persaingannya dengan Bagnaia pada MotoGP 2025.

Marquez menegaskan seiring bertambahnya usia, dirinya kini semakin dewasa dan tak akan bertengkar akibat persaingan ketat di arena balap. “Ketika saya berusia 20 tahun, saya tidak tahu bagaimana membedakannya. Ini adalah masalah hidup atau mati. Namun kini kami berada dalam satu tim.” ungkap Marc Marquez.

Menurut Marquez, Pecco (Bagnaia) adalah seorang pria sejati dan tidak pernah meninggikan suaranya. “Namun, di lintasan, dia adalah pejuang terhebat, “ papar Marc Marquez. Marquez mengakhiri tes pramusim terakhir jelang MotoGP 2025 di Thailand dengan menjadi yang tercepat. Dia juga menarik perhatian dengan simulasi balapan yang mengesankan.

Ducati akan balapan dengan mesin 2024 selama dua tahun ke depan karena tidak mampu mendapatkan performa terbaik dari versi 2025 saat pengereman seperti dilansir Beritasatu.com. Mereka juga berencana memulai tahun ini dengan desain aero dan sasis 2024, meskipun versi 2025 akan dievaluasi lagi pada tes setelah GP Spanyol pada akhir April 2025. (P-wr)

Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini