Bulan Memerah Saat Puncak
Puanandra menjelaskan, gerhana terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh atmosfer bumi. Ia menekankan, fenomena ini hanya bisa dinikmati bila cuaca cerah.
“Bulan akan tampak memerah saat puncak gerhana karena pembiasan cahaya matahari oleh atmosfer bumi,” lanjutnya.
“Selama cuaca cerah, maka proses tersebut bisa terlihat dengan mata telanjang,” imbuhnya.
Gerhana terakhir yang mirip terjadi pada 2022. Namun, pada Maret 2025, Indonesia hanya bagian timur yang menyaksikan gerhana bulan penumbra.
“Gerhana yang terjadi saat itu sudah dalam fase akhir atau ketika Bulan berada di penumbra Bumi. Akibatnya, perubahan cahaya Bulan terlihat samar atau sedikit redup saja,” tutup Puanandra. (P-Khalied M)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














