Santan jadi alternatif krimer kopi, ahli IPB beri penjelasan

Terkait

PRIORITAS, 29/7/25 (Bogor): Aroma kopi yang berpadu dengan kelembutan santan kini mulai mencuri perhatian penikmat kafein. Inovasi seperti coconut milk coffee mulai banyak ditemukan di menu kafe-kafe modern.

Banyak konsumen yang melirik santan sebagai alternatif krimer, khususnya bagi mereka yang ingin menghindari produk hewani atau memiliki intoleransi laktosa.

Menurut dosen Program Studi Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi IPB Sekolah Vokasi IPB University, Vieta Annisa Nurhidayati, SGz, MSc, penggunaan santan sebagai campuran kopi pada dasarnya aman.

“Santan bisa digunakan sebagai krimer, terutama untuk konsumen yang memiliki lactose intolerance maupun yang ingin menghindari produk hewani. Rasanya gurih dan bahkan bisa lebih creamy dibandingkan krimer biasa,” ujar Vieta.

Selain memberikan sensasi rasa yang khas, santan ternyata juga menyimpan potensi manfaat bagi tubuh.

Kandungan lemaknya yang berupa Medium-Chain Triglycerides (MCT) diketahui lebih mudah dicerna oleh tubuh, serta mampu memberikan energi dengan cepat.

“Santan mengandung asam laurat yang bersifat antimikroba dan berpotensi meningkatkan sistem imun,” jelasnya, seperti dikutip BeritaTakTikInfo.com dari laman IPB University, Selasa (29/7/25).

Meski begitu, konsumsi santan tetap perlu dilakukan dengan bijak. Kandungan lemak jenuh dalam santan cukup tinggi, sehingga berisiko jika dikonsumsi berlebihan.

“Meskipun secara umum aman, santan sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang untuk menjaga kesehatan,” tegasnya.

Vieta menambahkan, tak semua orang cocok mengonsumsi kopi berbasis santan. Mereka yang memiliki kondisi medis tertentu perlu lebih berhati-hati.

“Penderita dislipidemia, gangguan jantung, atau masalah empedu sebaiknya tidak mengonsumsi kopi campur santan secara sembarangan,” ujarnya memberi peringatan.

Dengan cita rasa gurih yang unik dan karakteristik yang lebih ramah bagi sistem pencernaan, santan memang menjadi alternatif menarik pengganti susu dalam kopi.

Namun, seperti halnya inovasi kuliner lainnya, konsumen tetap perlu bersikap selektif dan tidak mengabaikan aspek kesehatannya. (P-Khalied M)

Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini