PRIORITAS, 30/10/2025 (Jakarta): Gedung Merah Putih KPK di kawasan Kuningan, Jakarta, kembali menjadi pusat perhatian publik. Di balik aktivitas penyelidikan yang berjalan senyap, tim penyidik kini tengah menelusuri jejak-jejak keuangan dalam proyek ambisius Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Whoosh — proyek transportasi modern pertama di Indonesia yang menelan biaya hingga Rp120 triliun.
Suara roda besi Whoosh yang berlari kencang di jalur Jakarta–Bandung kini beriringan dengan langkah penyelidik KPK yang mencoba memastikan: apakah ada “kelokan” dalam aliran dananya?
“Tim masih terus melakukan giat penyelidikan, menelusuri bagaimana peristiwa dugaan tindak pidana ini. Kami sedang berfokus menemukan peristiwanya dahulu,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya di Gedung KPK, Rabu (29/10/25).
KPK, kata Budi, membuka ruang bagi masyarakat untuk turut berkontribusi dengan memberikan data atau informasi yang bisa mempercepat proses penyelidikan. Meski demikian, substansi kasus masih tertutup. Belum ada keterangan mengenai pihak-pihak yang telah dimintai keterangan.
“Setiap informasi dan data akan membantu tim dalam membangun konstruksi perkara,” tambahnya.
Dikutip dari Beritasatu.com disebutkan, penyelidikan proyek Whoosh ini disebut berlangsung sejak awal 2025 dan terus berkembang secara progresif.
KPK ingin memastikan bahwa proyek transportasi yang menjadi kebanggaan nasional ini tak tercoreng oleh praktik korupsi di balik kilatan kecepatannya.
Whoosh, yang mulai beroperasi pada Oktober 2023, menjadi simbol kemajuan transportasi Indonesia dan Asia Tenggara. Namun kini, proyek yang semula dimaknai sebagai lompatan teknologi itu juga menjadi ujian transparansi dan integritas pengelolaan dana publik. (P-bwl)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














