TAKTIKINFO – IHSG ditutup di level 6.388,48 menguat 44,77 poin atau 0,71% pada sesi pertama perdagangan hari ini Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 11.30 WIB. Penutupan diangka tersebut menandakan pasar saham Indonesia sedang bergairah, jika dibandingkan dengan posisi penutupan hari sebelumnya di level 6.343,71.
Kenaikan ini menandakan bahwa secara rata-rata, nilai atau harga saham dari seluruh perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak naik hingga istirahat siang ini.
Dampak dari kenaikan IHSG ini membuat mayoritas saham naik nilainya. Penguatan ini ditopang oleh 338 saham yang harganya meningkat, sementara 247 saham melemah, dan sisanya bergerak stagnan.
Hasil pantauan taktik info diaplikasi trading, salah satu saham yang mengalami kenaikan signifikan dipenutupan sesi pertama perdagangan adalah saham BUMI milik PT Bumi Resources Tbk yang nilainya naik 3,91% diharga Rp186 per lembar saham, hal ini dipicu oleh lonjakan kinerja keuangan semester I-2026, rencana ekspansi dan akuisisi tambang mineral baru di Australia, serta peningkatan volume penjualan batu bara yang diiringi efisiensi operasional.
Faktor utama pendorong kenaikan saham BUMI yakni kinerja keuangan yang solid. BUMI mencatat lonjakan laba bersih signifikan pada paruh pertama tahun 2026 yang didorong oleh kenaikan pendapatan dari penjualan batu bara dan emas.
Selain itu saham BUMI ditunjang oleh rencana akuisisi loyal metals dan rencana penandatanganan dokumen awal untuk mengakuisisi perusahaan tambang asal Australia, Loyal Metals Limited, sebagai bagian dari strategi diversifikasi di luar batu bara.
Saham BULL emiten milik PT Buana Lintas Lautan Tbk yang adalah perusahaan kapal tanker minyak dan gas terkemuka di Indonesia. Penutupan sesi pertama nilai saham BULL naik 4,44% diharga Rp470, disusul MDKA milik PT Merdeka Copper Gold Tbk yang adalah perusahaan yang bergerak dalam kegiatan usaha pertambangan, meliputi eksplorasi dan produksi emas, perak, tembaga, serta mineral terkait lainnya serta layanan pertambangan. MDKA pada penutupan sesi pertama naik 2,46% menjadi Rp2.910.
Saham lain yang nilainya naik sesi pertama perdagangan adalah saham TINS milik PT Timah Tbk yang memproduksi dan mengekspor logam timah dan biji timah pada sesi pertama naik 2,37% diharga Rp3.890, dan saham ARCI milik Peter Sondakh melalui PT Archi Indonesia Tbk sebagai perusahaan penghasil murni emas terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, dan disesi pertama perdagangan saham ARCI naik 2,12% diharga Rp1.205.
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














