PRIORITAS, 12/10/2025 (Batam): Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) bersama Kementerian Kesehatan RI membahas tindak lanjut kerja sama dan peluang dukungan fasilitas kesehatan dalam pertemuan di Gedung Kemenkes RI, Jakarta, akhir pekan lalu.
Pernyataan pers dari RSBP Batam diterima Minggu (12/1/25) menyebutkan, pertemuan ini merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman (MoU) antara BP Batam dan Kemenkes yang telah berlaku sejak 2022.
Delegasi BP Batam dipimpin Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait dan diterima langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, SpPD-KEMD, PhD.
Ariastuty menjelaskan, pihaknya mendorong agar MoU tersebut segera diturunkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) operasional, sehingga pelaksanaan kolaborasi di bidang kesehatan dapat lebih konkret.
“Dengan adanya PKS, sinergi dengan Kemenkes akan semakin jelas, terutama dalam peningkatan fasilitas, peralatan medis, dan pengembangan SDM,” ujarnya dalam keterangannya.
Wamenkes Dante menyambut baik langkah BP Batam dan menyatakan kesiapan pemerintah untuk mendukung penguatan layanan kesehatan di Batam. “Kami akan menindaklanjuti agar RSBP Batam dapat masuk dalam skema program dukungan fasilitas kesehatan sesuai aturan,” katanya.
Sementara itu, Direktur RSBP Batam dr. Tanto Budiharto, SpJP menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemenkes.
“Dukungan peralatan medis modern akan meningkatkan kapasitas layanan RSBP, sehingga masyarakat Batam tidak perlu berobat ke luar daerah,” ungkapnya.
Pertemuan ini akan dilanjutkan dengan pembahasan teknis antara tim BP Batam, RSBP, dan Kemenkes untuk merumuskan langkah implementasi di lapangan.
Turut hadir dalam pertemuan, Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan dr. Muhammad Yanto, serta Wakil Direktur Keuangan dan Umum Evi Elfiana Bangun. (P-Jeff K)














