BPOM salurkan dukungan moral dan material untuk korban bencana di Sumatera

Terkait

PRIORITAS, 3/12/25 (Jakarta): BPOM menyalurkan bantuan berupa dukungan moral maupun material kepada korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera melalui program ‘BPOM Peduli’ sebagai upaya meringankan beban serta menyemangati warga yang terdampak.

“BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) melaporkan terdapat 640 korban jiwa, kemudian ada 464 korban yang hilang, serta 2.600 korban luka. Selain itu, ada 1,5 juta warga terdampak dengan jumlah pengungsi 570 ribu orang,” kata Kepala BPOM Taruna Ikrar di Jakarta, Rabu (3/12/25).

Ia menjelaskan, bencana di wilayah Sumatra tidak hanya menimbulkan kerusakan pada fasilitas serta infrastruktur publik, tetapi juga menyebabkan kehilangan harta benda hingga korban jiwa. Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menjadi daerah yang paling parah terdampak pada akhir 2025.

Menurutnya, pemerintah yang diberi kepercayaan oleh masyarakat wajib memberikan upaya terbaik dengan seluruh kapasitas yang dimiliki untuk membantu penanganan bencana.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala BPOM, Taruna Ikrar, kepada perwakilan UPT di Sumatra yang terdampak, yakni Kepala Balai Besar POM Padang, M. Suhendri. Ia menegaskan, penyerahan simbolis ini tidak sekadar bantuan material, tetapi juga bentuk solidaritas nyata dari seluruh keluarga besar BPOM untuk mendukung para pegawai dan keluarganya yang tengah ditimpa musibah.

Enam unit pelaksana teknis

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Utama BPOM Jayadi juga melaporkan kondisi dari enam unit pelaksana teknis (UPT) BPOM yang ikut terdampak oleh bencana alam ini, yaitu wilayah Balai Besar POM (BBPOM) di Aceh, BBPOM di Padang, BBPOM di Medan, Balai POM di Tanjung Balai, Balai POM di Payakumbuh, dan Loka POM di Kabupaten Aceh Tengah.

“Dari total 487 pegawai, 93 di antaranya terdampak banjir dan tanah longsor dengan tingkat dampak berat sebanyak 53 orang, ringan sebanyak 39 orang, dan satu orang dengan tingkat lainnya,” kata Jayadi, dikutip dari Antara.

Acara diakhiri dengan doa bersama untuk memohon keselamatan, kelancaran proses pemulihan bagi para korban banjir dan longsor di Sumatra, serta perlindungan bagi seluruh warga Indonesia.

Melalui kegiatan sosial ini, BPOM berharap dapat memberikan bantuan yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat terdampak, sekaligus menumbuhkan kembali semangat dan harapan agar mereka dapat pulih dan bangkit lebih cepat.

Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen BPOM sebagai bagian dari pemerintah untuk memperkuat tali persaudaraan serta semangat gotong royong bangsa. (P-Zamir)

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini