Cegah peredaran uang palsu, BI imbau warga gunakan transaksi nontunai

Terkait

PRIORITAS, 8/9/25 (Manado): Guna mencegah peredaran uang palsu, termasuk di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Bank Indonesia (BI) mengimbau warga agar menggunakan transaksi nontunai.

“Kami terus mengimbau masyarakat agar menggunakan transaksi nontunai, karena lebih aman dan sudah ada di mana-mana,” jelas Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut Joko Supratikto di Manado, Senin (8/9/25).

Dijeaskannya, transaksi nontunai mengurangi kontak langsung dengan uang fisik, sehingga meminimalkan peluang untuk bertransaksi menggunakan uang palsu.

“Pembayaran digital lebih praktis dan efisien dibandingkan pembayaran tunai,” urainya.

Menurutnya, risiko terkait uang palsu jauh lebih kecil dalam transaksi nontunai dibandingkan dengan transaksi tunai.

Tidak hanya penggunaan transaksi nontunai, BI juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dengan uang tunai dengan memeriksa keaslian uang terlebih dahulu.

“Lakukan pemeriksaan sederhana dengan metode 3D, yakni Dilihat warna uang dan fitur keamanannya, Diraba yakni permukaan uang dan bagian yang terasa kasar, dan Diterawang yaitu melihat benang pengaman dan hologram,” katanya seperti dilansir dari Antara.

Diuraikannya, penggunaan transaksi nontunai seperti QRIS, transfer bank, kartu debit/kredit akan meminimalkan risiko menerima uang fisik palsu. (P-*r/AM)

 

 

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini