China protes Australia ikut AS dan Filipina latihan militer

Terkait

PRIORITAS, 11/5/25 (Canberra): Pemerintah China mengecam Australia karena ikut terlibat latihan militer gabungan dengan Filipina dan AS di Laut Cina Selatan.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan latihan militer gabungan Australia dengan AS dan Filipina di Laut Cina Selatan minggu lalu, merupakan upaya untuk “menciptakan masalah”.

Mereka adalah sumber risiko terbesar yang merusak perdamaian dan stabilitas di Laut Cina Selatan”, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, seperti dikutip BeritaTakTikInfo.com.com dari ABC News, hari Minggu (11/5/25).

Australia memang mengirim kapal perusak HMAS Sydney milik Angkatan Laut Kerajaan,  bergabung dengan fregat peluru kendali dari Angkatan Laut Filipina dan pesawat dari Amerika Serikat (AS), untuk melakukan latihan tersebut.

Bentrokan antara penjaga pantai China dan kapal-kapal dari Filipina telah meningkat selama 18 bulan terakhir.

Itulah sebabnya, beberapa negara termasuk AS, Jepang, Australia, dan Kanada, telah menanggapi dengan meningkatkan latihan militer gabungan dengan Filipina di perairan tersebut.

Bawa kekuatan luar

Kepada wartawan di Beijing, juru bicara Kementerian Luar Negeri China  mengatakan Amerika Serikat menggunakan Filipina sebagai “pion” melawan Tiongkok.

Lin juga menyebut Manila telah membawa masuk dan bekerja sama dengan kekuatan di luar kawasan untuk menciptakan gangguan dan memamerkan kekuatan militer.

Menurut dia, AS dan negara-negara lain di luar kawasan telah membentuk kelompok-kelompok kecil di Laut Cina Selatan untuk memicu konfrontasi atas nama kerja sama.

“Memamerkan kekuatan militer atas nama kebebasan, dan menciptakan masalah atas nama menegakkan ketertiban.” Katanya.

China mengklaim hampir seluruh Laut Cina Selatan sebagai wilayahnya, dan mengabaikan putusan tahun 2016 yang menyatakan bahwa klaim tersebut tidak memiliki dasar berdasarkan hukum internasional.

Saling pengertian

Australia belum menanggapi secara langsung kritik terbaru Tiongkok. Tetapi Departemen Pertahanan (Dephan) Australia mengatakan latihan gabungan tersebut, bertujuan untuk membangun saling pengertian dan interoperabilitas antara negara-negara dan angkatan bersenjata.

“Australia dan mitra kami memiliki komitmen bersama untuk menegakkan hak atas kebebasan navigasi dan penerbangan, penggunaan sah lainnya di laut dan wilayah udara internasional, serta hak maritim lainnya berdasarkan hukum internasional,” kata departemen tersebut.

Dephan Australia juga menegaskan, dengan berlatih dan beroperasi bersama, pasukan dapat membangun taktik, teknik dan prosedur bersama, untuk meningkatkan interoperabilitas dan kesiapan menanggapi tantangan keamanan.

China telah berupaya memaksa Filipina keluar dari beberapa wilayah yang disengketakan di Laut Cina Selatan. Namun Filipina menuduh Beijing melakukan perilaku intimidasi dan intimidasi.(P-Jeffry W)

Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini