PRIORITAS, 30/10/25 (Jakarta): Informasi yang diterima BeritaTakTikInfo.com, Kamis (30/10/25) pagi tadi menyebutkan, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan Amerika Serikat (AS) akan memberikan tarif ekspor 0 persen untuk sejumlah komoditas Indonesia. Tarif ekspor produk Indonesia ke AS sebelumnya menyentuh angka 19 persen.
“(Tarifnya akan turun) nol persen hampir sama dengan yang didapatkan oleh Malaysia,” ungkap Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/10/25) kemarin.
Negosiasi masih berlangsung
Selanjutnya Airlangga menjelaskan, negosiasi antara Indonesia dan Amerika Serikat terkait kesepakatan tarif saat ini masih berlangsung. Disebutnya, masih ada legal drafting yang sedang dibahas pemerintah dengan AS sebelum kesepakatan baru diketok.
Lalu, Airlangga menargetkan negosiasi dengan AS dapat selesai November 2025 atau selepas KTT APEC di Korea Selatan. Kesepakatan tarif baru nantinya bakal membuat sejumlah komoditas RI memperoleh bea masuk 0 persen ke AS meliputi kelapa sawit, kakao, hingga karet.
Selain itu, Pemerintah juga terus berupaya agar tarif 0 persen dapat menyasar berbagai sektor lainnya. “Kami minta juga untuk komoditas tertentu yang menjadi supply chain untuk misalnya industri medical,” ujar Airlangga seperti dikutip Beritasatu.
Bukan cuma Indonesia, beberapa negara ASEAN, seperti Malaysia, Kamboja, dan Thailand, juga mendapatkan penurunan tarif dari AS. Kesepakatan ini ditandatangani dalam KTT Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Kuala Lumpur.
Diketahui, sebelumnya, ketiga negara tersebut mendapatkan tarif resiprokal sebesar 19 persen, tetapi kini beberapa produk mereka memperoleh bea masuk 0 persen dalam kesepakatan baru. (P-*r/Bst/jr)














