PRIORITAS, 9/9/25 (Los Angeles): Aktor kawakan berperawakan kekar, Dwayne Johnson, dikabarkan rela menurunkan berat badan demi perannya dalam film “Lizard Music”. Sebagai pemeran utama, Johnson yang awalnya dikenal melalui pertunjukan gulat hiburan “The Rock”, akan memerankan karakter yang dijuluki The Chicken Man alias “Mansia Ayam”.
Dalam diskusi panel di Festival Film Internasional Toronto (TIFF) pada Senin (8/9/25), Johnson membagikan detail peran yang kembali mempertemukannya dengan sutradara “The Smashing Machine”. “Kami akan membuat film berjudul ‘Lizard Music’, yang diadaptasi dari novel karya Daniel Manus Pinkwater,” kata Johnson dilansir dari laporan majalah Hello pada Selasa (9/9/25), seperti dilansir dari Antara.
Ia menambahkan, karakternya dalam “Lizard Music” adalah seorang pria berusia 70-an yang sangat aneh dan eksentrik bernama The Chicken Man alias “Manusia Ayam”. Transformasi fisiknya kali itu menjadi sorotan, mengingat Johnson lebih dahulu dikenal dengan perawakannya yang kekar dalam film-film seperti “Fast and Furious” dan “Jumanji”.
Dilansir dari Business Insider, aktor, pengusaha, dan ikon kebugaran Dwayne Johnson mengungkapkan caranya menururunkan berat badan. Dikatakannya, biasanya dia mengonsumsi hingga 6.000 kalori sehari dalam enam kali makan, baik saat berlatih untuk peran film atau sekadar mempertahankan bentuk tubuhnya yang terkenal.
Makanan pokok seperti ayam dan nasi, dengan makanan padat gizi seperti daging kerbau dan sayuran hijau, adalah kebiasaan pola makan Johnson. Tapi demi peran di film “Lizard Music”, Johnson sedikit bergurau bahwa ia mengonsumsi “lebih sedikit ayam” untuk mendukung proses penurunan berat badannya.
“Saya sangat bersemangat karena saya mendapat kesempatan untuk bertransformasi lagi, seperti yang bisa saya lakukan di ‘The Smashing Machine’,” ucap Johnson.
Sebelumnya, Johnson juga menampilkan transformasi fisik dalam film “The Smashing Machine” melalui penggunaan prostetik yang ekstensif, membuatnya hampir tidak dapat dikenali, menurut Variety. Film tersebut tayang perdana di Festival Film Venesia, menandai debut Benny Safdie dalam menyutradarai sebuah film sendirian.
Film “The Smashing Machine” membawa Benny Safdie memenangkan penghargaan “Silver Lion Best Director” dalam Festival Film Internasional Venesia ke-82 tahun 2025. (P-Rebecca WT)














