PRIORITAS, 8/4/25 (Washington): Sebanyak 200 petugas pemadam berjuang melawan kebakaran besar di kota Paris, Prancis, hari Senin waktu setempat. Kebakaran ini terjadi di dekat kompleks pengadilan baru yang dirancang oleh Renzo Piano, menyebabkan pihak berwenang menghimbau masyarakat agar menjauh dari zona tersebut.
Awan hitam tebal terlihat di seluruh ibu kota Prancis tersebut, saat petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api yang melanda salah satu pabrik daur ulang terbesar di kota itu. Demikian dilaporkan France 24 seperti dikutip BeritaTakTikInfo.com.com hari Selasa (8/4/25).
Sekitar 60 mobil pemadam kebakaran dan 200 petugas pemadam kebakaran berada di lokasi kejadian, kata petugas pemadam kebakaran, seraya menambahkan tidak ada korban.
Api menerangi langit malam dan pihak berwenang menutup sebagian jalan lingkar utama di sekitar Paris, untuk memberikan akses bagi kendaraan pemadam kebakaran ke gedung yang terbakar.
Gedung yang terbakar terletak di distrik ke-17 Paris atau di Boulevard de Douaumont. “Bangunan itu hancur total,” kata Geoffrey Boulard, walikota distrik ke-17 yang terkena dampak kepada televisi BFM, tetapi semua staf di dalamnya telah dievakuasi.
“Petugas pemadam kebakaran tiba dengan sangat cepat, tetapi kebakaran terjadi di bawah tanah dan kemudian menyebar melalui gedung,” kata Boulard.
Kebakaran di pabrik daur ulang Syctom ini terjadi tepat di sebelah kompleks pengadilan utama Paris, yang pusatnya adalah gedung pencakar langit kaca, yang dirancang oleh arsitek Italia Piano dan diresmikan pada tahun 2018.
Pabrik tersebut, yang mulai beroperasi pada tahun 2019, dirancang untuk menangani limbah rumah tangga untuk hampir satu juta penduduk Paris, menurut otoritas kota.
“Hal terpenting malam ini adalah bahwa bencana sebesar ini tidak menimbulkan korban jiwa,” kata presiden situs tersebut, Corentin Duprey.
Wali kota distrik ke-17 mengatakan 31 karyawan berada di lokasi saat terjadi kebakaran. Â Zona daur ulang di ruang bawah tanah memang terdapat material yang paling mudah terbakar.(P-Jeffry W)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














