Korban gempa Afghanistan bertambah jadi 2.205 orang tewas

Terkait

PRIORITAS, 4/9/25 (Kabul):  Jumlah korban akibat gempa bumi dahsyat di Afghanistan telah meningkat menjadi 2.205 orang tewas dan 3.640 lainnya terluka. Angka ini kemungkinan masih akan terus bertambah, karena masih banyak daerah terdampak gempa yang masih sulit dijangkau.

Bulan Sabit Merah Afghanistan menyebutkan, upaya penyelamatan masih berlangsung di tengah laporan banyaknya orang yang masih terjebak di bawah reruntuhan rumah yang ambruk.

Wakil Juru Bicara Emirat Islam Afghanistan, Mullah Hamdullah Fitrat, mengonfirmasi gempa bumi dahsyat di provinsi Kunar telah mengakibatkan lebih dua ribu orang tewas dan hancurnya lebih dari 6.782 rumah.

Menurut dia, distrik yang paling parah terkena dampaknya termasuk Nurgal, Chawkay, Chapa Dara, Pech Dara, Watapur, dan Asadabad, di mana banyak rumah warga telah hancur menjadi puing-puing.

“Operasi penyelamatan sedang berlangsung, dengan unit komando khusus diterbangkan ke daerah-daerah terpencil yang tidak dapat diakses melalui jalan darat atau pendaratan helikopter, untuk mengevakuasi korban luka dan mengangkat jenazah dari bawah reruntuhan,” ungkapnya, seperti dikutip BeritaTakTikInfo.com.com dari media Afghanistan The Kabul Times, hari Kamis malam (4/9/25).

Di distrik Khas Kunar, kamp bantuan sementara telah didirikan untuk mengatur bantuan darurat.

Selain itu, dua pusat operasional telah didirikan di dekat episentrum untuk mengelola evakuasi medis, pengaturan pemakaman, dan memberikan dukungan terkoordinasi kepada para penyintas.

Bantuan negara asing

Beberapa negara asing dan organisasi kemanusiaan telah menyampaikan pesan belasungkawa dan menjanjikan bantuan darurat, beberapa di antaranya telah disampaikan kepada komite bantuan setempat.

Menteri Ekonomi Afghanistan, Qari Din Mohammad Hanif, berterima kasih kepada PBB, Uni Eropa, negara-negara tetangga, dan mitra internasional atas belasungkawa dan dukungan bantuan kemanusiaan mereka.

Kepala kantor PBB OCHA menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, mengapresiasi respons tepat waktu dari otoritas Emirat Islam.

PBB sudah mengkoordinasikan bantuan darurat yang sedang berlangsung untuk memenuhi kebutuhan mendesak penduduk terdampak gempa bumi.

Di bawah kepemimpinan WFP dan FAO, Gugus Ketahanan Pangan telah memulai pendistribusian makanan hangat dan pasokan makanan lain, yang sejauh ini mencakup 18 daerah yang terkena dampak. Tim mereka juga telah dikerahkan ke lokasi-lokasi yang sulit dijangkau.

Bantuan pangan dua bulan

Saat ini, sebanyak 5 metrik ton makanan siap didistribusikan, dengan bantuan diperkirakan akan berlanjut selama dua bulan agar warga bisa pulih dari keterpurukan.

Gugus Perlindungan Sosial juga telah menyiapkan paket bantuan non-pangan, termasuk sandang dan uang tunai, untuk 15.000 keluarga. Selain itu, IOM telah mengirimkan 20 tim kesehatan keliling ke wilayah terdampak.

Gugus Shelter, yang dipimpin badan PBB, UNHCR, telah menyediakan 5.500 tenda dan menyiapkan barang-barang non-pangan untuk didistribusikan.

Sedangkan WHO, mengelola Klaster Kesehatan, telah mengirimkan 20 tim medis dan sejumlah besar obat-obatan ke daerah bencana.

Sementara itu, Gugus Tugas WASH UNICEF telah menyiapkan 3.500 perlengkapan WASH dan tengah melakukan penilaian untuk memasang tangki air minum aman.(P-Jeffry W)

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini