PRIORITAS, 21/9/2025 (Batam): Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (KUKM) telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp2,78 miliar sepanjang 2025. Dana tersebut menopang permodalan 25 pelaku usaha mikro dan satu koperasi.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam, Salim mengatakan, program ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat akses permodalan. Pinjaman yang diberikan mencapai Rp150 juta dengan bunga flat 4 persen per tahun dan tenor maksimal lima tahun.
“Penyaluran ini hasil verifikasi ketat. Per September ada 26 penerima dengan total Rp2,78 miliar, dan jumlahnya terus bertambah,” ujar Salim dalam keterangannya diterima Senin (22/9/25)
Pemko Batam menyiapkan alokasi Rp11 miliar tahun ini, namun realisasi diperkirakan berada di kisaran Rp5–6 miliar, serupa tahun lalu. Penerima pinjaman mayoritas bergerak di sektor perdagangan, jasa, kuliner rumahan, laundry, hingga pangkalan gas.
Selain modal, penerima juga mendapat pelatihan manajemen usaha dan keuangan untuk mencegah kredit macet. Pemko Batam pun kini membuka opsi sertifikat elektronik sebagai jaminan guna mendukung efisiensi dan kepastian hukum.
“Program ini strategis untuk menopang pertumbuhan usaha mikro agar terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas,” tutup Salim. (P-Jeff K)














