Norovirus, virus penyebab flu perut yang sangat menular, sedang menyebar di Amerika Serikat

Terkait

PRIORITAS, 1/1/25 (Washington): Satu lagi virus yang perlu diwaspadai. Terutama di Amerika Serikat. Virus penyebab flu perut yang sangat menular itu, dinamakan Norovirus.

Dilaporkan, virus tersebut kini sedang menyebar di Amerika Serikat (AS) pada tingkat tertinggi dalam satu dekade.

Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, terjadi 91 wabah pada minggu pertama bulan Desember 2024, sebuah lonjakan signifikan dari 69 wabah pada minggu sebelumnya.

Dilaporkan, virus ini dikenal sebagai penyebab utama muntah, diare, dan penyakit bawaan makanan di AS, dengan sebagian besar wabah terjadi melalui kontak langsung antara individu yang terinfeksi dan orang lain.

Partikel mikroskopis dari tinja

Disebutkan, Norovirus dapat menyebar melalui partikel mikroskopis dari tinja yang terinfeksi. Dan seringkali setelah menyentuh permukaan yang terkontaminasi.

Selain itu, virus ini juga dapat menyebar dengan berbagi makanan dan minuman, bahkan jika seseorang tidak menunjukkan gejala.

Dikatakan, tempat-tempat yang padat orang, seperti acara makan, restoran, kapal pesiar, penjara, fasilitas perawatan jangka panjang, dan sekolah, sering menjadi lokasi wabah.

Kendati Norovirus sering menyebabkan muntah dan diare, gejalanya juga meliputi demam, sakit kepala, nyeri tubuh, kram, dehidrasi, mulut kering, lemas, dan pusing. Gejala dapat muncul secara tiba-tiba dan biasanya berlangsung sekitar tiga hari. Namun, pada anak-anak di bawah usia lima tahun dan orang dewasa di atas usia 85 tahun, risiko penyakit parah lebih tinggi.

Diketahui, dehidrasi merupakan risiko terbesar yang disebabkan oleh Norovirus, dan dapat ditandai dengan lebih sedikit buang air kecil, mulut kering, dan pusing saat berdiri. Pada anak-anak, tanda dehidrasi dapat berupa rasa kantuk berlebihan, rewel, atau menangis tanpa air mata. Jika dehidrasi parah terjadi, segera cari pertolongan medis.

Cara mencegah

Pihak CDC AS melaporkan, sekitar 19 hingga 21 juta kasus penyakit norovirus terjadi setiap tahun di AS, dengan rata-rata 900 kematian dan hampir 110.000 rawat inap. Sebagian besar kunjungan ke unit gawat darurat disebabkan oleh anak-anak kecil.

Terkait upaya mencegah penyebaran norovirus, CDC menyarankan beberapa langkah penting:

– Cuci tangan secara rutin dengan sabun dan air hangat selama 20 detik atau lebih, terutama setelah menggunakan kamar mandi, mengganti popok, atau merawat orang sakit.

– Cuci buah dan sayur secara menyeluruh sebelum mengonsumsinya, serta pastikan untuk memasak makanan laut dan daging hingga matang sempurna.

– Tinggal di rumah jika Anda mengalami gejala gangguan lambung dan tetap di rumah selama dua hari setelah gejala mereda.

– Cuci cucian dengan air panas untuk membunuh virus.

– Bersihkan dan disinfeksi permukaan yang mungkin terkontaminasi.

Jika Terinfeksi Norovirus

– Jika Anda sakit, pastikan untuk minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi. Hindari minum antibiotik, karena antibiotik tidak efektif terhadap virus, hanya mengobati infeksi bakteri.

Disebutkan pula, Norovirus merupakan infeksi yang sangat menular dan dapat menyebabkan gejala cukup parah, terutama pada anak-anak dan Lansia.

Karena itu, melalui pencegahan yang tepat, seperti mencuci tangan dan menjaga kebersihan, kita dapat mengurangi risiko penyebaran virus ini. Jika terinfeksi, segera lakukan langkah-langkah untuk menghindari dehidrasi dan cari pertolongan medis bila diperlukan. (P-jr)

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini