Orang kaya sejagat Musk, Bezos dan Zuckerberg kompak akan hadiri pelantikan Donald Trump

Terkait

PRIORITAS, 18/1/25 (Jakarta): Tiga orang terkaya di dunia, Elon Musk, Mark Zuckerberg hingga Jeff Bezos kompak bakal menghadiri pelantikan Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump, Senin (20/1/2

Elon Musk yang memiliki kekayaan mencapai lebih dari 7000 triliun dari data Bloomberg Billionaires, Besos dengan 3.400 triliun lebih dan Zuckerberg(lebih dari 1.700 triliun) itu menjadi orang penting yang ikut mendukung Trump sehingga terpilih meenjadi orangan nomor satu di negara adi kuasa itu

Ketiga taipan dunia asal AS itu yang merupakan pimpinan raksasa teknologi itu dipastikan akan menghadiri pelantikan Trump di Gedung Putih. Ketiga orang itu adalah pendukung sekaligus donatur saat Trump kampanye Pilpres.

Musk, yang merupakan bos Tesla dan SpaceX, adalah donatur terbesar Trump pada Pilpres 2024 lalu. Ia menyumbang sekitar US$250 juta untuk mendanai kampanye Trump.

Pada November, Musk diumumkan akan mengepalai sebuah badan yang baru saja dibentuk disebut Departemen Efisiensi Pemerintah. Badan tersebut ditugaskan untuk mereformasi aparat pemerintah federal yang sangat banyak.

Dalam dinamika politik AS, Musk dituding menggunakan platform media sosial X miliknya untuk menyebarkan informasi yang keliru dan propaganda untuk membantu kampanye Trump.

Sementara itu Bezos yang merupakan pemilik raksasa e-commerce online Amazon dan surat kabar Washington Post tiba-tiba turun tangan dan memblokir jalan para jurnalisnya yang hendak mendukung Kamala Harris. Bezos keluar dari tradisi lamanya yang cenderung lepas tangan terhadap operasi editorial The Post.

Langkah ini memicu kemarahan, yang menyebabkan pengunduran diri karyawan serta penurunan jumlah pelanggan secara dramatis. Bezos tetap mempertahankan keputusannya, dan Amazon kemudian menyumbangkan US$1 juta untuk dana pelantikan Trump.

Zuckerberg pemilik Meta, yang memiliki Facebook, Instagram, dan WhatsApp, pada pekan lalu mengatakan akan menyingkirkan program pengecekan fakta perusahaannya dan meningkatkan lebih banyak konten politik. Langkah ini dianggap memfasilitasi komentar yang lebih konservatif dan tunduk pada argumen Trump.

Dikutip dari The Guardian, pada pekan lalu, Zuckerberg juga membatalkan kebijakan DEI di Meta dan melonggarkan pembatasan ujaran yang dianggap melindungi kelompok-kelompok termasuk kelompok LGBTQ+.

Zuckerberg juga akan menjadi tuan rumah resepsi mewah pada Senin (20/1) sebelum pelantikan dilaksanakan. Ia akan menjadi tuan rumah bersama donatur besar dari Partai Republik, Miriam Adelson.

Sementara itu CEO OpenAI Sam Altman, mengumumkan bulan lalu bahwa ia akan memberikan donasi pribadi sebesar US$1 juta untuk dana pelantikan Trump.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, para donatur yang dermawan kepada komite pelantikan akan diberi hadiah berupa makan malam bersama Trump dan istrinya, Melania, sebelum upacara pelantikan dan setelah mereka kembali ke Gedung Putih. (P-wr)

Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini