Sang arsitek Patrick Kluivert menampilkan formasi yang berbeda dalam laga lawan Taiwan. (Antara/Rizal Hanafi)
PRIORITAS, 6/9/25 (Surabaya): Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert melakukan formasi berbeda saat menjamu Taiwan dalam FIFA Matchday.
Perubahan yang dilakukan mantan legenda Belanda itu dengan menempatkan empat bek membuahkan hasil yang menakjukkan.
Jay Idzes dan kawan kawan pesta gol dengan memasukkan enam gol dalam pertandingan ekshibisi melawan Taiwan di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (5/9/25) malam.
Patrick Kluivert mengaku mengubah formasi Timnas Indonesia dengan menggunakan empat bek di pertahanan.
Pada laga ini, Kluivert hanya menempatkan dua bek tengah yaitu Rizky Ridho dan Jordi Amat dalam formasi 4-3-3.
Selama ini, Timnas Indonesia memainkan formasi tiga bek sejajar. Hal ini yang diputuskan oleh Kluivert untuk berubah di laga lawan Taiwan.
Kluivert pun mengakui ingin melakukan perubahan sistem main di skuad garuda. Alhasil, dengan formasi baru, Timnas Indonesia tampak lebih agresif karena lebih banyak pemain yang ada di lini depan.
“Saya juga mendapat pertanyaan ini: ‘Gaya bermain seperti apa yang ingin Anda mainkan?’ Saya tidak menjawab. Karena inilah yang ingin saya mainkan. Saya ingin memainkan ini untuk waktu yang lama. Dalam dua matchday [Maret dan Juni] sebelumnya yang kami miliki, sangat sulit untuk langsung mengubah sistem.”
“Karena seperti yang Anda tahu, para pemain datang dari negara yang berbeda. Kami hanya memiliki satu atau dua hari untuk beradaptasi. Dan itu sulit untuk menerapkan sistem ini. Tetapi sekarang, Anda tahu, saya tahu bahwa para pemain bisa melakukannya,” ujar Kluivert usai laga.
Pada dua kesempatan sebelumnya alias di empat duel sebelumnya di Maret dan Juni, Kluivert tak punya ruang untuk eksplorasi ide.
Pasalnya, di tiap kesempatan tersebut, Indonesia selalu memainkan laga Kualifikasi Piala Dunia.
Sudah ingin terapkan ini
Kini dengan hadirnya FIFA Matchday September, Kluivert punya ruang untuk bereksperimen lantaran Indonesia menghadapi laga uji coba. Kluivert pun akhirnya bisa menguji sistem yang ia inginkan.
“Dan ini sudah lama menjadi keinginan saya untuk memiliki sistem ini. Saya pikir para pemain benar-benar tampil baik dalam permainan dan para pemain terhubung lebih baik daripada sistem sebelumnya. Itu pendapat saya. Tentu saja ada beberapa hal yang bisa lebih baik.”
Namun, bagi mantan pemain Barcelona itu, ini hanyalah permulaan dan kami ingin menyempurnakan sistem ini. “Saya harap, dan untuk terus menerapkan ini,” kata Kluivert.
Dilansir CNNIndonesia, laga berikutnya Timnas Indonesia akan duel lawan Lebanon. Duel Indonesia v Lebanon akan digelar pada Senin (8/9/25). (P-/wr)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














