Tiap tahun Prabowo bangun dua juta unit rumah dan sejuta apartemen

Terkait

PRIORITAS, 2/10/24 (Jakarta): Program besar Presiden terpilih Prabowo Subianto ialah untuk menyediakan hunian bagi rakyat. Setiap tahun akan dibangun dua juta unit rumah di pedesaan, sedangkan di perkotaan dibangun se juta unit apartemen.

Demikian diungkapkan Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas), Hashim Djojohadikusumo pada Rakernas Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PMTI) di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9/24) lalu.

Selanjutnya Hashim menerangkan, saat ini hampir 11 juta keluarga menunggu rumah layak huni dan ada 27 juta rumah yang dianggap tidak layak huni.

Itu berarti ada 37 juta keluarga yang menunggu atau memang tinggal di rumah tidak layak huni.

Dia juga menuturkan, rumah tidak layak huni ini misalnya, tidak memiliki akses air bersih dan tidak ada akses listrik yang cukup.

“Maka Pak Prabowo sudah putuskan program besar. Program besar ini dua juta unit rumah di perdesaan setiap tahun dan satu juta unit apartemen di perkotaan setiap tahun,” kata Hashim yang juga adik kandung dari Prabowo pada  Rakernas ke-20 Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia.

“Orang banyak yang skeptis, ragu-ragu, apakah kita mampu dan sebagainya. Saya bisa katakan dalam hal ini kita mampu, dana akan ada, kita akan bangun,” tambahnya optimistis.

Banyak investor siap bangun

Hashim juga mengungkapkan dirinya beberapa kali bepergian ke luar negeri dan bertemu dengan investor. Mereka siap untuk membangun hunian-hunian tersebut.

“Saya berapa kali sudah keluar negeri. Saya sudah dua kali ke Beijing. Kemarin saya pulang dari Qatar. Ketemu dengan investor, ketemu dengan yang ingin berikan finance dari China sudah siap, dari Tiongkok sudah siap, banyak sudah mau bangun rumah-rumah untuk rakyat miskin kita karena ini bukan hanya amal saja, tetapi menguntungkan. Ini adalah untuk rakyat miskin kita,” terangnya.

Hashim juga menjelaskan dalam menjalankan program tersebut tentu tidaklah mudah, terutama mengenai akusisi lahan. Terkait hal itu, dia mengaku akan menggandeng PD Pasar Jaya yang menaungi 153 pasar.

“Nah, yang akan kita laksanakan 153 pasar itu nanti kita akan jadikan kompleks perumahan, rumah untuk rakyat miskin, 153 pasar kita akan bangun 153 kompleks perumahan di pasar-pasar,” ungkapnya seperti dikutip Beritasatu.com.

Hashim menyatakan, dari sektor perumahan dan konstruksi sendiri dapat menguntungkan. Bahkan, negara seperti China produk domestik brutonya (PDB) mencapai 25% dari perumahan dan konstruksi.

“Indonesia sekarang 14%. Nah, dengan perumahan ini, program kita ini, kita ingin mencapai juga 25%. Maka, kita sangat optimis,” tegasnya.(P-wr)— foto ilustrasi istimewa

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini