Walau ada peningkatan kegempaan, Gunung Gede Jabar masih normal, masyarakat diminta tenang

Terkait

PRIORITAS, 4/4/25 (Bandung): Walau ada peningkatan kegempaan vulkanik, Badan Geologi mengungkapkan Gunung Gede, Jawa Barat, saat ini berstatus aktif di Level I (Normal), sehingga masyarakat diimbau untuk tetap tenang.

Sebagaimana data Badan Geologi, aktivitas Gunung Gede meningkat sejak 1 April 2025 hingga Kamis (3/4/25) yang tercatat ada 47 gempa vulkanik dalam, satu kali gempa tektonik lokal, dan satu kali gempa tektonik jauh.

“Gunung Gede belum meletus, saat ini (memang) tercatat adanya peningkatan aktivitas kegempaan vulkanik, namun belum ada erupsi dan statusnya masih di Level I. Kondisi ini masih terus kami pantau secara intensif,” ungkap Kepala Badan Geologi M Wafid di Bandung, Jumat (4/4/25).

Pihaknya mengimbau masyarakat tetap tenang, meski dalam beberapa hari ini tercatat ada beberapa gempa dalam skala kecil yang tercatat di wilayah Kabupaten Bandung, Cianjur, dan Sukabumi, karena menurut dia gempa ini belum menunjukkan keterkaitan dengan aktivitas Gunung Gede.

“Memang tercatat adanya peningkatan aktivitas gempa (termasuk) di wilayah Sukabumi, namun berdasarkan data yang kami miliki sejauh ini, gempa-gempa tersebut merupakan gempa tektonik dan belum menunjukkan keterkaitan langsung dengan aktivitas Gunung Gede,” jelasnya.

Terus dipantau secara intensif

Lanjutnya, Gunung Gede, tidak menunjukkan perubahan signifikan dalam aktivitas vulkaniknya dan pihak Badan Geologi termasuk melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), terus melakukan pemantauan secara intensif, baik dari peralatan kami dan pengamatan visual di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan selalu mengikuti arahan dari otoritas terkait serta update resmi dari Badan Geologi – PVMBG,” harapnya.

Sebagai tindakan pencegahan, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) memperpanjang penutupan pendakian hingga 7 April 2025 (awalnya sampai 3 April 2025), karena terjadi peningkatan gempa vulkanik Gunung Gede yang berpotensi menimbulkan letusan freatik atau hembusan gas gunung api. (P-*/Dedy St/am)

 

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini