PRIORITAS, 16/9/25 (New York): Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah melakukan sidang dan mengeluarkan resolusi yang mendorong solusi dua negara untuk Israel dan Palestina.
Resolusi yang disahkan itu juga berarti mendukung pengakuan Palestina menjadi negara berdaulat. Demikian seperti dikutip BeritaTakTikInfo.com.com, hari Selasa (16/9/25).
Sebanyak 142 negara menyatakan dukungan, 10 negara menolak, dan 12 negara memilih abstain. Meski mayoritas mendukung, penolakan dari 10 negara terhadap kemerdekaan Palestina menjadi sorotan dunia.
Resolusi tersebut mengukuhkan Deklarasi New York, hasil konferensi internasional di Markas Besar PBB pada Juli lalu yang digagas Prancis dan Arab Saudi.
Deklarasi ini mencakup gencatan senjata segera di Gaza, pembebasan sandera, pembentukan negara Palestina yang merdeka, pelucutan senjata militan Hamas, dan pengucilannya dari pemerintahan di Gaza.
Selain itu resolusi juga memutuskan normalisasi hubungan Israel dengan negara-negara Arab, serta jaminan keamanan kolektif.
Duta besar Prancis untuk PBB, Jérôme Bonnafont, menyebut deklarasi ini sebagai langkah nyata menuju solusi dua negara.
Namun, Duta Besar Israel, Danny Danon, menolak resolusi tersebut dengan menilainya hanya sebagai isyarat kosong yang justru menguntungkan militan Hamas.
Meski mayoritas negara anggota PBB mendukung terbentuknya Palestina sebagai negara berdaulat, masih ada 10 negara yang menolak kemerdekaan Palestina.
Menurut Beritasatu.com, alasan mereka beragam, mulai dari kepentingan politik luar negeri hingga dukungan historis terhadap Israel.
Berikut daftar dan profil negara yang menolak negara Palestina:
- Argentina
Argentina termasuk salah satu negara yang menolak resolusi PBB terkait pembentukan negara Palestina merdeka.
Negara ini tidak mengakui Palestina sebagai negara berdaulat.
Republik Argentina memiliki ibu kota di Buenos Aires dengan bahasa resmi Spanyol.
Luas wilayahnya mencapai 2.780.400 km² dengan jumlah penduduk sekitar 45,7 juta jiwa pada 2024. Mata uang yang digunakan adalah peso.
- Hungaria
Hungaria masuk dalam daftar penolak resolusi PBB mengenai kemerdekaan Palestina. Negara Eropa Tengah ini konsisten mendukung posisi Israel.
Republik Hungaria beribu kota di Budapest dengan bahasa resmi Hongaria.
Luas wilayahnya sekitar 93.026 km² dengan jumlah penduduk sekitar 9,56 juta jiwa pada 2024. Mata uang yang dipakai adalah forint (HUF).
- Mikronesia
Mikronesia, negara kepulauan kecil di Pasifik, menolak resolusi PBB tentang kemerdekaan Palestina.
Negara ini dikenal sangat dekat dengan Amerika Serikat, sehingga kebijakan luar negerinya kerap sejalan dengan Washington. Mikronesia memiliki ibu kota di Palikir dengan bahasa resmi Inggris.
Luas wilayahnya hanya 702 km² dengan jumlah penduduk sekitar 113 ribu jiwa pada 2024. Mata uang yang digunakan adalah dolar Amerika Serikat (USD).
- Nauru
Nauru, negara pulau kecil di Pasifik, juga menolak resolusi PBB tentang kemerdekaan Palestina.
Sikap politik luar negerinya cenderung mengikuti kebijakan negara Barat.
Republik Nauru memiliki pusat pemerintahan di Yaren meski tidak ada ibu kota resmi. Bahasa resmi yang digunakan adalah Nauruan.
Luas wilayahnya hanya 21 km² dengan jumlah penduduk sekitar 12 ribu jiwa pada 2024. Mata uang yang berlaku adalah dolar Australia (AUD).
- Palau
Palau, negara kepulauan kecil di Samudra Pasifik, menolak resolusi PBB tentang kemerdekaan Palestina.
Sikap politik luar negerinya sering sejalan dengan kebijakan Amerika Serikat.
Republik Palau beribu kota di Ngerulmud dengan bahasa resmi Palau.
Luas wilayahnya sekitar 459 km² dan jumlah penduduknya sekitar 17,6 ribu jiwa pada 2024. Mata uang yang digunakan adalah dolar Amerika Serikat (USD).
- Papua Nugini
Papua Nugini, negara tetangga Indonesia, juga menolak resolusi PBB mengenai kemerdekaan Palestina. Negara ini memiliki nama resmi Negara Merdeka Papua Nugini dengan ibu kota di Port Moresby.
Bahasa resmi yang digunakan adalah Inggris, Tok Pisin, dan Hiri Motu.
Luas wilayahnya mencapai 462.840 km² dengan jumlah penduduk sekitar 10,5 juta jiwa pada 2024. Mata uang yang dipakai adalah kina (PGK).
- Paraguay
Paraguay menolak resolusi PBB tentang kemerdekaan Palestina, karena sikap politik luar negerinya yang tidak mengakui Palestina sebagai negara berdaulat.
Republik Paraguay beribu kota di Asunción dengan dua bahasa resmi, yakni Guarani dan Spanyol.
Luas wilayahnya sekitar 406.752 km² dengan jumlah penduduk sekitar 6,9 juta jiwa pada 2024. Mata uang yang digunakan adalah guaranà (PYG).
- Tonga
Tonga menjadi salah satu negara kepulauan di Pasifik yang menolak resolusi PBB mengenai kemerdekaan Palestina.
Keputusan ini mencerminkan sikap diplomatik Tonga yang kerap mengikuti kebijakan negara besar pendukung Israel. Kerajaan Tonga memiliki ibu kota di Nuku’alofa dengan bahasa resmi Tonga dan Inggris.
Luas wilayahnya sekitar 747 km² dengan jumlah penduduk sekitar 104 ribu jiwa pada 2024. Mata uang yang berlaku adalah pa’anga (TOP).
- Amerika Serikat
Amerika Serikat menjadi negara utama yang menolak resolusi PBB tentang kemerdekaan Palestina. Penolakan ini sejalan dengan kebijakan luar negeri Washington yang sejak lama menjadi sekutu dekat Israel.
Presiden AS, Donald Trump, bahkan sempat membuat keputusan kontroversial pada 2017 dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Amerika Serikat memiliki nama resmi United States of America dengan ibu kota di Washington DC.
Tidak ada bahasa resmi di tingkat federal, meski bahasa Inggris dan Spanyol banyak digunakan.
Luas wilayahnya mencapai 9.867.000 km² dengan jumlah penduduk sekitar 340 juta jiwa pada 2024. Mata uang yang dipakai adalah dolar Amerika Serikat (USD).
- Israel
Israel menolak resolusi PBB mengenai kemerdekaan Palestina karena menganggap tanah Palestina, termasuk Yerusalem, sebagai bagian dari hak historis dan kedaulatan mereka.
Pemerintah Israel menegaskan tidak akan pernah mengakui Palestina sebagai negara berdaulat.
Negara Israel menjadikan Yerusalem sebagai ibu kota meski statusnya masih diperdebatkan secara internasional.
Bahasa resmi yang digunakan adalah Ibrani, sementara Arab diakui sebagai bahasa minoritas.
Luas wilayah Israel sekitar 22.145 km², termasuk wilayah pendudukan yang masih diperdebatkan.
Jumlah penduduknya sekitar 9,8 juta jiwa pada 2024. Mata uang yang digunakan adalah shekel baru Israel (ILS).
(P-Jeffry W)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














