PRIORITAS, 7/9/25 (Jakarta): Presiden Partai Buruh yang juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menanggapi kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) di PT Gudang Garam, Tuban, Jawa Timur.
Ia menegaskan pihaknya akan memverifikasi kebenaran informasi itu sebelum mengambil langkah resmi.
“Kami baru dapat kabar, telah terjadi PHK buruh di PT Gudang Garam. Kami akan cek dulu,” kata Iqbal di Jakarta, Sabtu (6/9/25).
Dalam pernyataannya, Iqbal menyebut jika benar terjadi PHK massal, hal itu menunjukkan daya beli masyarakat melemah. Dampaknya, produksi industri rokok ikut turun.
Viral di media sosial
Sebelumnya, sebuah video berdurasi 1 menit 17 detik beredar di media sosial. Rekaman itu menampilkan momen perpisahan puluhan karyawan pabrik dengan suasana haru.
Sejumlah pekerja terlihat mengenakan kemeja dengan bordiran logo Gudang Garam di saku. Iqbal menjelaskan faktor lain yang ikut memperburuk situasi industri rokok.
“Ditambah pajak cukai rokok makin mahal,” ujarnya lagi.
Iqbal memperingatkan dampak PHK di PT Gudang Garam bisa meluas ke berbagai lini. Ia menyebut bukan hanya pekerja langsung yang terdampak, tetapi juga buruh tembakau, sopir, pedagang kecil, hingga pemilik kontrakan.
“Bisa jadi ratusan ribu buruh berpotensi kehilangan pekerjaan,” katanya pula.
Desak pemerintah turun tangan
Ia mendesak pemerintah pusat maupun daerah segera turun tangan memberi solusi nyata. Iqbal juga mengingatkan agar kasus ini tidak terulang seperti PHK massal di PT Sritex, di mana hak tunjangan hari raya buruh masih tertunda.
Iqbal menutup pernyataan dengan menekankan dua hal: penyelamatan industri rokok nasional dan keberlangsungan kampanye kesehatan.
“Selamatkan industri rokok nasional, selamatkan puluhan ribu buruh yang terancam PHK, sambil tetap dijaga kampanye kesehatan,” ucapnya menegaskan.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen PT Gudang Garam belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kabar PHK. (P-Khalied M)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














