STIMar ‘AMI’ hasilkan SDM Maritim profesional dan wirausahawan unggul

Terkait

PRIORITAS, 30/10/25 (Jakarta): Sekolah Tinggi Ilmu Maritim (STIMar) ‘AMI’ Jakarta dalam usianya ke-65 tahun telah menghasilkan ribuan pelaut profesional dan wirausahawan unggul yang berdaya saing global. Kualitas mereka diakui telah memiliki standar nasional maupun internasional, sehingga mampu bersaing dengan para pelaut maupun wirausahawan mancanegara.

Hal ini ditegaskan Ketua STIMar ‘AMI’ Capt. Albert Lapian pada pelantikan dan kenaikan tingkat mahasiswa/taruna baru STIMar ‘AMI’ tahun akademik 2025/2026 di kampus perguruan tinggi tersebut di kawasan Pulomas, Jakarta, Selasa (28/10/2025), sebagaimana info yang diterima BeritaTakTikInfo.com Kamis (30/10/25).

Acara yang dilakukan bersamaan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan pimpinan organisasi terkait serta orang tua/keluarga mahasiswa/taruna yang baru dilantik.

Sebanyak 21 taruna baru yang dilantik, berasal dari program studi (prodi) Nautika D3 dan Teknika Diploma (D) 3. Sedang kan20 lainnya adalah mahasiswa baru jenjang S1 untuk prodi Rekayasa Transportasi Laut, prodi Logistik dan prodi Bisnis Maritim.

Untuk kenaikan tingkat, diberikan kepada 84 mahasiswa/taruna yang masuk semester 3, 5, 7 dan 9. Sementara taruna yang naik tingkat, berasal dari prodi Nautika D3, Teknika D3 dan KPN&K D4 (Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan), selanjutnya untuk mahasiswa yang naik tingkat berasal dari prodi Bisnis Maritim dan Logistik.

Tidak salah pilih

Ketua STIMar ‘AMI’ Capt. Albert Lapian foto bersama dengan para taruna yang baru dilantik beserta orang tua dan keluarga. (Courtesy: tabloidmaritim.com)

Dalam sambutannya, Capt. Albert Lapian mengatakan, ke-3 prodi S1 untuk mahasiswa STIMar ’AMI’ baru berjalan 3 tahun, karena itu belum banyak dikenal masyarakat. Namun ketiga 3 prodi (Rekayasa Transportasi Laut, Logistik dan Bisnis Maritim) ini telah mendapat akreditasi dari Badan Nasional Akreditasi Perguruan Tinggi.

Begitu juga dari prodi Nautika, Teknika dan KPN&K. Bahkan khusus untuk Nautika dan Teknika telah mendapat approval dari Ditjen Perhubungan Laut, Kemenhub, karena telah memenuhi standar internasional berdasarkan Konvensi STCW (Standard Training Certificate and Watchkeeping).

“Karena itu, bapak/ibu dan keluarga tidak salah pilih mempercayakan anak-anaknya menjadi taruna/mahasiswa di STIMar ’AMI’. Dengan mendapat pengakuan nasional dan internasional, lulusan STIMar dipastikan memiliki kemampuan dan kompetensi sesuai bidangnya yang akan mampu bersaing di tingkat global,” tegasnya.

Kepada para taruna/taruni yang telah dipercaya untuk menggunakan seragam taruna STIMar ‘AMI’, Capt. Albert berpesan agar selalu mematuhi peraturan disiplin taruna, karena untuk memperoleh kesempatan menggunakan seragam taruna membutuhkan proses yang tidak gampang dan cukup lama.

“Peraturan disiplin taruna harus tetap dipegang teguh, jangan sampai dilanggar karena dampaknya akan sangat besar. Walau pun indeks prestasi seorang taruna cukup baik, tapi karena terbukti melanggar peraturan disiplin maka taruna tersebut dapat di DO alias dipecat,” tegas Capt. Albert Lapian. (P-hdt)

Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini