Akui Palestina, Trump tidak sependapat dengan PM Inggris

Terkait

PRIORITAS, 19/9/25 (Jakarta): Saat bertemu Perdana Menteri (PM) Keir Starmer di London, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya tidak setuju dengan Starmer mengenai pengakuan negara Palestina.

“Saya memiliki perbedaan pendapat dengan perdana menteri mengenai hal itu–salah satu dari sedikit perbedaan pendapat kami,” kata Trump dalam konferensi pers bersama Starmer seperti dilansir AFP, Kamis (18/9/25) dan dikutip dari detik.com.

Starmer sebelumnya telah mengumumkan Inggris akan mengambil langkah-langkah untuk mengakui negara Palestina di Majelis Umum PBB. Inggris pun memberi dukungan terhadap resolusi PBB yang mendukung solusi dua negara untuk mengakhiri perang di Gaza.

Adapun Amerika Serikat menolak gagasan negara-negara untuk mengakui Palestina sebagai negara berdaulat. Trump dan Starmer juga membahas situasi yang memburuk di Gaza, Palestina, selama pertemuan mereka. Menurut Starmer, mereka sepakat tentang ‘perlunya perdamaian.

“Saya ingin ini berakhir. Saya ingin para sandera dibebaskan,” kata Trump yang menyebut perang itu ‘kompleks’ tetapi menghindari menjawab langsung berbagai pertanyaan tentang apakah dia akan mendesak sekutunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, untuk mengakhiri pemboman di Gaza.

Selanjutnya Starmer menyebut situasi di Gaza tidak dapat ditoleransi dan menekankan perlunya pengiriman bantuan ke Gaza secepatnya. Dia menambahkan mengakui negara Palestina akan menjadi bagian dari ‘rencana perdamaian’ yang lebih besar, termasuk memastikan Hamas tidak berperan dalam pemerintahan tanpa memberikan detail tambahan tentang kapan pengakuan resmi akan datang. (P-*r/AM)

 

 

 

 

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini