PRIORITAS, 30/10/2025 (Batam): Kota Batam kembali menunjukkan taringnya sebagai magnet investasi nasional. Hingga akhir triwulan III tahun 2025, realisasi investasi di kota ini menembus Rp33,66 triliun, atau 91 persen dari target tahunan sebesar Rp36,9 triliun.
Angka tersebut melonjak 74,94 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp19,24 triliun. Lonjakan ini didorong oleh pertumbuhan kuat pada penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) yang masing-masing berkontribusi Rp15,03 triliun dengan kenaikan mencapai 150,96 persen.
Lima sektor utama menjadi penopang terbesar pertumbuhan investasi Batam masing-masing, jasa lainnya sebesar Rp7,09 triliun (30,52 persen); listrik, air, dan gas Rp5,12 triliun (22,06 persen); industri mesin, elektronik, dan instrumen kedokteran Rp4,57 triliun (19,69 persen); perumahan, kawasan industri, dan perkantoran Rp3,39 triliun (14,59 persen); dan perdagangan dan reparasi Rp3,05 triliun (13,14 persen).
Selain meningkatnya nilai investasi, geliat ekonomi Batam juga tercermin dari penyerapan tenaga kerja baru sebanyak 51.939 orang pada periode Juli–September 2025.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai peningkatan ini sebagai bukti nyata tingginya kepercayaan investor terhadap stabilitas dan arah pembangunan Batam.
“Kepercayaan pelaku usaha terhadap Batam semakin kokoh dan meningkat. Capaian ini hasil kerja kolektif antara Pemko Batam, BP Batam, serta dukungan dunia usaha,” ujar Amsakar, dalam keterangannya diterima Kamis (30/10/25).
Menurutnya, sejumlah program strategis seperti pengembangan infrastruktur, digitalisasi layanan perizinan, dan penataan kawasan industri berdaya saing menjadi kunci utama dalam menarik investasi baru.
“Capaian ini tidak hanya mencerminkan kinerja ekonomi yang kuat, tapi juga menjadi indikator meningkatnya kepercayaan terhadap arah pembangunan Batam,” tambahnya.
Amsakar menegaskan, pemerintah daerah akan terus menjaga konsistensi pelayanan publik dan kepastian berusaha.
“Kami ingin memastikan Batam terus menjadi magnet investasi nasional. Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Batam akan tumbuh sebagai pusat ekonomi berkelanjutan,” pungkasnya. (P-Jeff K)














