Presiden Trump mengamuk disebut ‘kehilangan energi’

Terkait

PRIORITAS, 27/11/25 (Washington):  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald J Trump,  mengamuk atas laporan media New York Times yang menyatakan usia sudah tua dan tanda-tanda kelelahan yang semakin meningkat.

“Saya belum pernah bekerja sekeras ini selama hidup saya. Namun, terlepas dari semua ini, kaum Kiri Radikal Gila di New York Times yang akan segera gulung tikar menulis artikel yang menyerang saya bahwa saya mungkin kehilangan Energi, meskipun fakta menunjukkan sebaliknya,” kata Trump di platform Truth Social miliknya, seperti dikutip BeritaTakTikInfo.com.com, hari Kamis (27/11/25).

Donald Trump yang kini berusia 79 tahun, adalah orang tertua yang pernah menduduki jabatan presiden AS dan pekerjaan itu jelas membebaninya sejak memulai masa jabatan kedua pada bulan Januari 2025.

Dalam postingannya yang dipenuhi kata-kata keras, Trump mengatakan artikel New York Times yang diterbitkan hari Selasa mengabaikan pendapatnya.

“Mereka tahu ini salah, begitu pula hampir semua yang mereka tulis tentang saya, termasuk hasil pemilu, semuanya sengaja negatif”, tegasnya.

Trump bahkan menyebut wartawan yang menulis artikel tersebut, Katie Rogers, adalah reporter kelas tiga yang jelek, yang ditugaskan hanya menulis hal-hal buruk tentang dirinya.

Donald Trump mencantumkan apa yang ia katakan sebagai banyak prestasinya, mulai dari kemenangan pemilu tahun lalu hingga pasar saham AS yang kuat dan penyelesaian perang di luar negeri.

Ia mengakui ada waktu di mana kemampuan fisik seseorang akan berakhir. “Akan ada hari di mana saya kehabisan energi. Itu terjadi pada semua orang”, jelasnya.

Namun Trump membanggakan dia baru saja menjalani pemeriksaan fisik yang sempurna dan tes kognitif komprehensif yang nilainya bagus yang baru saja diambil.

Mulai melambat

Trump tetap menjadi tokoh yang selalu hadir di media, sering menjawab pertanyaan dari wartawan dalam sesi maraton — sangat kontras dengan pendahulunya Joe Biden, yang meninggalkan jabatannya pada usia 81 tahun.

Meski pihak Gedung Putih terus menggambarkan Trump sebagai sosok yang sangat jantan sebagai pahlawan super dan prajurit berotot, pemimpin Partai Republik itu disebut tampak mulai melambat.

Laporan media Times itu mencatat Trump telah secara drastis mengurangi acara publik dan perjalanan domestiknya, dibandingkan dengan masa jabatan pertamanya. Secara umum menjalankan jadwal publik antara pukul 12 siang hingga pukul 5:00 sore.

Dalam satu acara yang disiarkan televisi di Ruang Oval awal bulan ini, Trump tampak tertidur sebentar.

Masih banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang kesehatan Trump, terutama mengapa ia menjalani pemindaian MRI pada bulan Oktober dan apa yang ditunjukkannya.

Foto-foto pergelangan kakinya yang bengkak dan memar besar di tangan kanannya juga memicu spekulasi tentang kesehatannya.

New York Times menanggapi postingan Trump dengan pernyataan yang menyatakan laporannya akurat dan didasarkan pada laporan fakta langsung.

“Penghinaan dan hinaan pribadi tidak akan mengubah hal itu, dan jurnalis kami tidak akan ragu untuk meliput pemerintahan ini dalam menghadapi taktik intimidasi seperti ini”, bunyi tanggapan New York Times.(P-Jeffry W)

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini