PRIORITAS, 29/10/25 (New Delhi): Sekitar 133 orang tewas tenggelam di India saat festival Hindu Chhath Puja.
Para korban umumnya tenggelam saat melakukan ritual berendam di sungai atau kolam di negara bagian Bihar dan Jharkhand di bagian timur India.
Selama perayaan Chhath Puja, sebuah festival yang dipersembahkan kepada dewa matahari, umat Hindu berdiri setinggi lutut di perairan sungai dan kolam. Kadang-kadang ada yang mencelupkan diri untuk berendam suci.
Media lokal Bihar Patna News seperti dikutip BeritaTakTikInfo.com.com hari Rabu (29/10/25), melaporkan fajar pagi yang seharusnya membawa harapan dan rasa syukur di hari terakhir Chhath Puja, Â justru berubah menjadi duka bagi banyak keluarga di Bihar.
Ketika ratusan ribu umat berkumpul di ghat dan tepi sungai untuk memanjatkan doa kepada Sang Matahari Terbit, kecelakaan tragis di beberapa distrik merenggut banyak nyawa termasuk beberapa anak-anak.
Laporan dari distrik Khagaria, Nalanda, Purnia, Bhagalpur, dan Patna mengungkap gambaran yang suram.
Keluarga yang mempersiapkan ritual malah dilanda duka, karena banyaknya kasus tenggelam dan keadaan darurat kesehatan yang terjadi di tengah perayaan.
Di Bihar, 108 orang meninggal dunia akibat tenggelam dan 10 lainnya dilaporkan hilang. Di negara tetangga Jharkhand, jumlah kematian akibat tenggelam mencapai 25 orang.
Media lokal melaporkan penyelam dan tim polisi terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan.
Hindari berenang
Pihak berwenang telah mengimbau umat untuk tetap berhati-hati di tepi sungai maupun kolam dan menghindari berenang di perairan dalam selama ritual mandi tersebut.
Meski begitu, tetap saja ada yang tenggelam, karena diduga mereka terlalu ke tengah sungai atau kolam.
Di Kecamatan Barh, Patna , tiga orang—termasuk seorang perempuan yang sedang menjalankan puasa Chhath—tewas dalam insiden terpisah.
Dua pemuda tenggelam di Sungai Gangga, setelah salah satu dari mereka terpeleset ke air yang dalam dan yang lainnya ikut tewas saat melompat untuk menyelamatkannya.
Distrik Khagaria menjadi lokasi tragedi paling memilukan di Chhath ini. Di Desa Rasounk, empat anak tenggelam bersamaan saat mandi ritual di tepi sungai. Warga setempat dan personel Pasukan Tanggap Bencana Negara (SDRF) segera melakukan pencarian jenazah mereka.
Dalam insiden lain, Nandini Kumari yang berusia delapan tahun tenggelam di Sungai Kosi di wilayah kantor polisi Mansi setelah hanyut ke air dalam saat membantu keluarganya membangun ghat sementara. Para penyelam kemudian menemukan jasadnya.
Distrik Nalanda , rumah bagi tradisi spiritual kuno, juga menyaksikan banyak kematian. Tujuh orang tewas dalam insiden terpisah di Chhath Ghats di berbagai wilayah hukum kepolisian.
Di Purnia , suasana meriah di Tatma Toli Chhath Pokhar Ghat berubah tragis setelah dua bersaudara, Satyam dan Shivam , tenggelam saat mandi setelah Arghya sore itu. Warga setempat mengeluarkan mereka dari kolam dan membawa mereka ke Rumah Sakit Sadar, di mana dokter menyatakan keduanya meninggal dunia.
Tragedi serupa terjadi di wilayah kantor polisi Smilepur, Bhagalpur, di mana empat anak tenggelam saat mandi di sungai pada sore hari untuk mempersembahkan persembahan kepada matahari terbenam. Berita itu menyebar dengan cepat, dan ghat-ghat yang tadinya diiringi lagu-lagu Chhath segera sunyi.
Zona air dalam
Di seluruh Bihar, pemerintah kabupaten dan tim tanggap bencana dikerahkan untuk menangani operasi penyelamatan dan dukungan pascainsiden.
Para pejabat menyampaikan duka cita yang mendalam dan mengimbau langkah-langkah keamanan yang lebih ketat di sekitar ghat pada festival-festival mendatang.
Meskipun telah dilakukan pengaturan yang rumit — termasuk barikade, penerangan, dan pengerahan polisi — beberapa ghat tidak memiliki infrastruktur keselamatan seperti tali, rambu, dan penentuan batas zona perairan dalam yang tepat.
Media News Arena India menyebut di hari-hari awal saja sebanyak sebelas orang tenggelam di Jharkhand selama ritual Chhath Puja.
Laporan dari seluruh negara bagian menunjukkan sebagian besar korban tenggelam saat melaksanakan ritual mandi di kolam dan sungai.
Menurut sumber kepolisian, hanya pada hari Senin saja, lima anak tenggelam, sehingga jumlah total korban tewas akibat tenggelam selama festival tersebut menjadi 11 orang.
Beberapa lainnya, termasuk seorang anak laki-laki di bawah umur dan dua pria, dilaporkan hilang setelah tenggelam dalam insiden terpisah.
Di Hazaribag, dua gadis — Gungun Kumari (11) dan Rupa Tiwari (12) — tenggelam di sebuah kolam desa di Bela, di bawah wilayah kantor polisi Keredari, pada Minggu malam saat melakukan ritual Chhath. Jenazah mereka kemudian ditemukan dan dikirim untuk pemeriksaan post-mortem.(P-Jeffry W)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














