Terapi modern ubah harapan hidup pasien kanker paru

Terkait

Berhenti merokok, mulai gaya hidup baru

Chin menyarankan masyarakat berhenti merokok dengan bimbingan medis dan gaya hidup sehat. Program berhenti merokok yang terstruktur terbukti lebih efektif menurunkan risiko kanker paru.

Selama bertahun-tahun, kemoterapi jadi pengobatan utama bagi pasien kanker paru. Namun efektivitasnya terbatas, sementara efek sampingnya berat. Kini muncul dua pendekatan baru: terapi bertarget (targeted therapy) dan imunoterapi (immunotherapy) yang mengubah arah pengobatan modern.

Lim menyebut, penemuan mutasi genetik EGFR di sel kanker paru menjadi titik balik besar dalam dunia onkologi.

“Penemuan mutasi gen seperti EGFR memungkinkan kami merancang terapi yang lebih tepat sasaran. Dengan targeted therapy, kami dapat menonaktifkan mekanisme gen yang memicu pertumbuhan kanker tanpa merusak jaringan sehat,” jelas Lim.

Pasien kanker paru stadium lanjut yang menjalani kombinasi kemoterapi dan terapi bertarget kini memiliki harapan hidup rata-rata 2,5 hingga 3 tahun, lebih dari dua kali lipat dibanding kemoterapi konvensional.

Chin menambahkan, terapi EGFR Tyrosine Kinase Inhibitor (TKI) menjadi inovasi efektif bagi pasien kanker paru stadium lanjut. Respons pasien disebut sangat baik, dengan 80 persen di antaranya mengalami perbaikan gejala dalam dua hingga empat minggu pertama.

“Dengan terapi EGFR TKI, kami kini melihat peningkatan kelangsungan hidup rata-rata hingga 3-4 tahun bagi pasien dengan mutasi EGFR,” kata Chin.

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini