Imunoterapi jadi harapan baru
Selain terapi bertarget, imunoterapi ikut jadi harapan baru. Pendekatan ini membuat sistem imun tubuh mengenali dan menghancurkan sel kanker.
“Efeknya bisa bertahan lama seperti vaksinasi terhadap kanker,” ujar Lim.
Studi menunjukkan pasien kanker paru stadium lanjut yang menjalani imunoterapi memiliki tingkat kelangsungan hidup lima tahun sebesar 23 persen, jauh lebih tinggi dibanding kurang dari 5 persen pada terapi konvensional.
Lim menegaskan setiap pasien memiliki karakteristik unik, baik secara biologis maupun emosional. Karena itu, perawatan perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Di Parkway Cancer Centre, tim multidisiplin bekerja bersama—mulai dari ahli onkologi, ahli bedah toraks, radiolog, hingga konselor psikologis—untuk memastikan penanganan menyeluruh.
“Pendekatan kami selalu berpusat pada pasien. Kami tidak hanya berfokus pada pengobatan medis, tetapi juga memastikan setiap pasien mendapat dukungan emosional dan gaya hidup sehat yang berkelanjutan,” tutup Lim.
Kanker paru kini tak lagi identik dengan vonis akhir. Dengan kemajuan terapi bertarget dan imunoterapi, peluang bertahan hidup terus meningkat. Deteksi dini, berhenti merokok, dan pola hidup sehat menjadi langkah nyata menjaga paru tetap kuat di tengah ancaman penyakit yang mematikan ini. (P-Khalied M)














