PRIORITAS, 16/9/25 (London): Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, memastikan akan mengirim jet tempur ke Polandia, sebagai bagian dari operasi Sisi Timur Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) atau NATO Eastern Sentry.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kehadiran militer di sisi timur, menyusul insiden pelanggaran pesawat nirawak (drone) Rusia di wilayah udara Polandia 10 September 2025 lalu.
“Pesawat ini bukan sekadar unjuk kekuatan, tapi juga vital untuk mencegah agresi, mengamankan wilayah udara NATO, serta melindungi keamanan nasional kita dan para sekutu,” jelas Starmer, seperti dikutip BeritaTakTikInfo.com.com hari Selasa (16/9/25).
Kementerian Pertahanan Inggris menyampaikan London akan mengirim jet tempur Eurofighter Typhoon, yang akan beroperasi dari Pangkalan Udara RAF Coningsby di Lincolnshire.
Jet-jet tempur tersebut akan mulai menjalankan misi penerbangan di wilayah udara Polandia dalam beberapa hari ke depan bersama F-16 milik Denmark, Rafale Prancis, dan Typhoon Jerman.
“Misi pertahanan udara ke Polandia ini akan meningkatkan keamanan wilayah udara NATO dan tidak akan memengaruhi komitmen RAF yang sudah ada, termasuk pertahanan langit Inggris,” demikian pernyataan resmi tersebut.
Sebelumnya, Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengungkapkan drone Rusia yang “berbahaya” telah ditembak jatuh di wilayah Polandia.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan ada belasan drone yang terlibat dalam insiden tersebut, lapor Antara.(P-Jeffry W)
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














