Benarkah dipicu faktor bawaan?
Para peneliti menduga hal itu dipicu faktor kesehatan bawaan, seperti hipertensi atau diabetes, yang membuat mereka memang sudah membatasi konsumsi ramen atas anjuran dokter.
Ahli gizi senior Rumah Sakit Mount Elizabeth, Looi Bee Hong, mengatakan, hasil riset ini penting tetapi masih bersifat observasional.
“Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah ramen itu sendiri penyebabnya atau faktor gaya hidup lain, seperti pola makan, konsumsi alkohol, merokok, atau ukuran porsi,” kata Looi seperti dikutip dari CNA News.
Looi menambahkan, kajian lanjutan akan membantu memperjelas pengaruh sesungguhnya dari konsumsi ramen terhadap kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.
Ahli nutrisi dari Aptima Nutrition & Sports Consultants, Jaclyn Reutens, menyampaikan hal senada.
“Semakin tua usia Anda, semakin rentan organ tubuh bekerja lebih berat. Kekebalan tubuh menurun dan risiko penyakit gaya hidup seperti hipertensi, penyakit jantung, stroke, diabetes, atau kanker meningkat,” ujarnya.
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














